Salahsatu rumah kos kosan di kawasan Piai Tangah Padang Padang, Becker.Biz.Id - Pemilik kos di kawasan Piai Tangah, Dedi (45), mengatakan b...
![]() |
| Salahsatu rumah kos kosan di kawasan Piai Tangah Padang |
Padang, Becker.Biz.Id - Pemilik kos di kawasan Piai Tangah, Dedi (45), mengatakan bahwa peluang bisnis kos-kosan di sekitar kampus sangat menjanjikan karena kebutuhan tempat tinggal mahasiswa terus meningkat setiap tahun.
“Peluangnya cukup menjanjikan. Setiap tahun selalu ada mahasiswa baru yang mencari tempat tinggal, apalagi kalau lokasinya dekat kampus dan fasilitasnya memadai,” ujarnya.
Menurut Dedi, tingkat hunian kamar kos miliknya hampir selalu penuh, terutama saat awal tahun ajaran baru dan masa penerimaan mahasiswa baru di kawasan sekitar Universitas Andalas dan Universitas Negeri Padang.
![]() |
| Dedi (pemilik kos-kosan) |
Ia menambahkan, saat ini mahasiswa tidak hanya mencari harga murah, tetapi juga kenyamanan dan keamanan tempat tinggal. Karena itu, banyak pemilik kos mulai menambah fasilitas seperti WiFi, kamar mandi dalam, area parkir, hingga CCTV untuk menarik minat penyewa.
“Kalau fasilitas lengkap, biasanya lebih cepat terisi. Mahasiswa sekarang lebih memilih tempat yang nyaman untuk belajar dan beraktivitas,” katanya.
Untuk tarif sewa, Dedi menyebut harga kamar kos di sekitar kampus bervariasi tergantung fasilitas dan lokasi. Rata-rata tarif berkisar mulai Rp600 ribu hingga Rp1 juta per kamar setiap bulan.
“Kalau kamar standar biasanya sekitar Rp600 ribuan, sedangkan yang fasilitas lengkap bisa sampai Rp1 juta per bulan,” jelasnya.
Dedi mengaku bisnis kos-kosan juga memberikan pemasukan yang relatif stabil dibandingkan usaha lainnya. Selain itu, nilai properti di kawasan sekitar kampus juga terus meningkat seiring berkembangnya lingkungan pendidikan dan ekonomi masyarakat sekitar. (Ikhwan)


COMMENTS