![]() |
| Wali Kota dan Wakil Wali Kota Hadiri Peringatan HKG PKK ke-54 Kota Lubuklinggau |
SUMATERA SELATAN, BECKER. BIZ. ID - Wali Kota Lubuklinggau, H Rachmat Hidayat, bersama Wakil Wali Kota H Rustam Effendi menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026 tingkat Kota Lubuklinggau, Rabu (7/10/2026).
Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau, Hj Risca Priba Ayu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa HKG PKK ke-54 mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.”
Menurutnya, tema tersebut mengingatkan bahwa gerakan PKK memiliki peran yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Berawal dari keluarga, PKK dapat turut membangun lingkungan yang sehat, pendidikan yang baik, ketahanan keluarga, pemberdayaan ekonomi, serta kehidupan sosial yang semakin kuat.
“Karena itu, saya mengajak seluruh kader PKK Kota Lubuklinggau untuk terus memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, bukan hanya dalam bentuk kegiatan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.
Sejalan dengan Asta Cita, lanjutnya, gerakan PKK juga dapat mengambil bagian dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, mandiri, produktif, serta memiliki karakter yang baik.
Hj Risca Priba Ayu juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kader PKK, baik di tingkat kota, kecamatan, kelurahan maupun dasawisma yang selama ini telah bekerja dan berkontribusi dengan penuh keikhlasan.
“Saya berharap semangat kebersamaan ini terus kita jaga. Mari kita jadikan HKG PKK ke-54 ini sebagai momentum untuk bergerak bersama, bekerja bersama, dan memberikan manfaat yang nyata bagi keluarga dan masyarakat Kota Lubuklinggau,” terangnya.
Sementara itu, Wali Kota Lubuklinggau H Rachmat Hidayat mengapresiasi TP PKK yang selama ini telah banyak melaksanakan berbagai kegiatan untuk masyarakat.
Menurutnya, meskipun pada 2026 terjadi pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) yang cukup besar, kondisi tersebut tidak mengurangi perhatian pemerintah daerah terhadap PKK. Pemerintah tetap berkomitmen bersinergi dengan PKK dalam menjalankan berbagai program pembangunan.
Rachmat menjelaskan, dari 10 Program Pokok PKK terdapat enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang berkaitan dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya bidang kesehatan, pendidikan, sanitasi, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.
“Ke depan akan kami anggarkan kegiatan tersebut sehingga kader PKK terus bergerak,” ungkapnya.
Ia menegaskan, kader PKK merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan yang kuat harus dimulai dari keluarga sebagai lingkungan pertama dalam membentuk generasi dan masyarakat yang berkualitas.
“Berangkat dari keluarga terlebih dahulu,” pungkasnya.
(Erwin)
