BECKER.BIZ.ID - Halo semuanya, Kali ini Becker.biz.id akan membahas tentang 8 peluang usaha di desa yang belum banyak pesaingnya, namun bisa menghasilkan keuntungan hingga 250.000 dalam sehari.
Bahkan, usaha nomor 7 dapat meraih omzet hingga 600 juta dalam sebulan.
Menarik, kan? Apa saja bisnisnya? Simak terus hingga akhir ya!
Ada banyak sekali kelebihan memulai usaha di desa.
Jadi, bagi kalian yang tinggal di desa, tidak perlu khawatir untuk meninggalkan kampung halaman, karena usaha di desa pun bisa memberikan penghasilan yang menguntungkan. Pasarnya lebih luas dan pesaingnya relatif lebih sedikit dibandingkan di kota.
Oleh karena itu, penting untuk berinovasi dan menciptakan konsep usaha yang berbeda saat hendak menjual suatu barang atau jasa di wilayah pedesaan.
Jika kalian masih bingung memutuskan usaha apa yang akan dijalankan di desa, kali ini Becker.biz.id akan memberikan rekomendasi 8 peluang usaha di desa yang belum banyak pesaingnya dan dapat menghasilkan keuntungan 250.000 dalam sehari.
8 Peluang Usaha yang menguntungkan di Desa
1. Pengolahan Minyak Jelatah
Usaha pertama adalah pengolahan minyak jelantah. Minyak goreng bekas pakai, atau sering disebut minyak jelantah, jika diolah dengan teknologi yang tepat, dapat memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
Salah satu buktinya adalah ada tiga pemuda yang mampu meraih omzet ratusan juta dengan mengolah minyak jelantah.
Luar biasa, bukan? Produk pengolahan minyak jelantah ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan bahan bakar biodiesel, sabun batang, atau produk turunan lainnya.
Jadi, usaha ini sangat menguntungkan jika ditekuni secara konsisten dan berkelanjutan.
2. Limbah Plastik
Selanjutnya, ide usaha kedua adalah pengolahan limbah plastik. Tinggal di daerah pedesaan bisa dimanfaatkan dengan membuka usaha pengolahan limbah botol plastik, karena daur ulang plastik merupakan salah satu ide usaha yang menjanjikan di pedesaan.
Dengan mengolah plastik bekas agar dapat digunakan kembali, manfaatnya tentu sangat besar bagi lingkungan.
Bahkan ada salah satu pemuda yang berhasil meraih omzet 50 juta sebulan dengan bisnis daur ulang sampah.
Pemuda ini bisa menjadi contoh bahwa mengolah sampah menjadi pundi-pundi rupiah jauh lebih berguna bagi lingkungan daripada menjadi pemuda yang tidak produktif.
3. Pembuatan Briket Arang
Usaha ketiga adalah pembuatan briket arang. Jika daerah tempat kalian tinggal merupakan sentra kelapa, kalian bisa memanfaatkan limbah batok kelapa untuk membuat briket arang.
Limbah kelapa ini dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi dan dapat menembus pasar ekspor hingga ke luar negeri.
Hal ini sudah terbukti, karena ada seorang ibu rumah tangga yang di saat pandemi berhasil mengekspor briket arang dan meraih omzet 2,5 miliar.
Fantastis, bukan? Usaha ini bisa menjadi salah satu opsi bisnis yang bisa kalian coba.
4. Pabrik Rokok
Selanjutnya, ide usaha keempat adalah pabrik rokok tradisional. Jika di daerah tempat tinggal kalian terdapat sentra tembakau, maka usaha produksi rokok bisa menjadi pilihan. Memulai usaha produksi rokok memang cukup sulit untuk mendapatkan legalitasnya, karena ada hambatan hukum yang harus dilalui sebelum perusahaan bisa mulai berproduksi dan memasarkan rokok.
Namun, jika sudah mendapatkan legalitasnya, usaha ini sangat menguntungkan. Pasarnya sudah sangat besar, terutama di Indonesia, sehingga ini juga bisa menjadi usaha yang patut dicoba.
5. Jasa Pembuatan Irigasi
Usaha kelima adalah jasa pembuatan irigasi. Irigasi merupakan salah satu hal penting untuk pengembangan pertanian di daerah pedesaan. Dengan sistem irigasi yang baik, kebutuhan air di sawah akan tercukupi dan dapat menghasilkan panen yang maksimal sesuai harapan.
Kalian bisa menyediakan jasa pembuatan irigasi dengan teknologi yang lebih canggih untuk daerah yang sulit terjangkau aliran irigasinya. Mengingat luasnya lahan pertanian di Indonesia, jasa pembuatan irigasi ini akan tetap menguntungkan untuk dijalani.
6. Ternak Burung Kicau
Usaha keenam adalah ternak burung kicau. Di daerah perdesaan yang masih asri dan hijau, burung-burung merasa lebih nyaman hidup di sana.
Jika kalian hobi dengan burung kicau, kalian bisa memanfaatkan pekarangan rumah sebagai tempat untuk beternak.
Bahkan, ada pemuda yang memulai bisnis burung kicau dari hobi dan kini meraih omzet hingga 60 juta sebulan.
Omzet yang tinggi ini terjadi karena pecinta burung kicau semakin banyak, sehingga pasarnya sangat luas.
Usaha ternak burung terbilang cepat panen dan membutuhkan modal yang relatif lebih murah, sehingga peluang ini sangat cocok untuk dibuka di daerah pedesaan.
7. Produksi Coco Fiber
Selanjutnya, ide usaha ketujuh adalah produksi coco fiber atau limbah serabut kelapa.
Melihat permintaan pasar luar negeri akan coco fiber, peluang usaha untuk mengolah limbah serabut kelapa menjadi coco fiber sangat terbuka lebar.
Cerita nyata datang dari seorang pria asal Pangandaran yang mampu meraih omzet 8 miliar per tahun dari mengolah serabut kelapa, yang berarti sekitar 670 juta per bulan.
Angka ini sangat besar, bukan? Jika tempat tinggal kalian merupakan sentra kelapa, di mana serabut kelapa biasanya tidak memiliki nilai ekonomi, usaha ini sangat layak untuk dicoba karena terbukti sangat menjanjikan.
8. Membangun Villa Pedesaan
Terakhir, ide usaha kedelapan adalah membangun villa pedesaan. Jika tempat tinggal kalian dekat dengan kawasan wisata, kalian bisa mencoba bisnis ini.
Caranya adalah dengan menyediakan tempat tinggal yang disulap menjadi penginapan sederhana dengan konsep pedesaan yang alami dan asri.
Jika kalian tinggal di daerah seperti Jawa Timur, seperti di Batu atau Malang yang memiliki banyak tempat wisata, kalian bisa membangun villa di sana.
Demikianlah 8 peluang usaha di desa yang belum banyak pesaingnya.
Semoga informasi ini bermanfaat dan semoga sukses. (*)
