BECKER.BIZ.ID-Upaya pemulihan layanan air bersih di Kota Padang menunjukkan progres signifikan. Anggota DPR RI Zigo Rolanda memastikan intake darurat Perumda AM Kota Padang di Palukahan, Kecamatan Koto Tangah, telah kembali beroperasi setelah dilakukan uji coba pada pekan ini.
Dalam kunjungannya, Zigo menyebutkan bahwa air dari intake Palukahan kini sudah mengalir menuju IPA dengan kapasitas aliran mencapai 250 liter per detik. Hal tersebut menjadi kabar baik bagi ribuan pelanggan yang sebelumnya terdampak gangguan distribusi air.
“Dari hasil pemantauan, intake sudah berfungsi dan air sudah bisa disalurkan kembali ke wilayah layanan utara,” kata Zigo.
Ia memperkirakan, dengan kembali aktifnya intake Palukahan, sekitar 30 ribu pelanggan Perumda AM Kota Padang akan kembali mendapatkan pasokan air bersih secara bertahap. Menurutnya, langkah ini menjadi solusi darurat yang efektif sembari menunggu proses normalisasi intake secara menyeluruh.
Zigo juga mengapresiasi dukungan penuh dari Kementerian PUPR yang telah membantu penyediaan material dan percepatan pengerjaan, sehingga target pengoperasian intake dapat tercapai tepat waktu.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda AM Kota Padang Hendra Pebrizal menjelaskan bahwa saat ini pihaknya menggunakan dua pipa High Density Polyethylene (HDPE) berdiameter 250 milimeter sebagai solusi darurat. Selain itu, pemasangan pipa tambahan berdiameter 40 milimeter juga terus dilanjutkan.
“Kondisi sekarang masih bersifat darurat, tapi aliran air sudah maksimal masuk ke IPA. Kita akan cek titik-titik yang tekanannya belum optimal dan segera kita benahi,” ujarnya.
Hendra menambahkan, setelah distribusi kembali berjalan, Perumda AM akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan seluruh pelanggan menerima pasokan air secara merata.
Peninjauan lapangan tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, anggota DPRD Kota Padang, serta perwakilan Kementerian PUPR sebagai bentuk sinergi lintas lembaga dalam percepatan pemulihan layanan air bersih bagi masyarakat.(*)
.jpeg)