BECKER.BIZ.ID – Pemprov Kalimantan Tengah memperkuat program Satu Rumah Satu Sarjana melalui peluncuran bantuan kuliah gratis bagi mahasiswa asal Kalteng pada Tahun 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah dan mendorong generasi muda meraih pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya.
Peluncuran program ini bersamaan dengan bantuan untuk siswa SMA/SMK/SKH, namun mekanisme penyaluran dana bagi mahasiswa berbeda. Uang bantuan kini disalurkan langsung ke rekening universitas, bukan rekening pribadi mahasiswa. Hal ini dilakukan untuk memastikan dana digunakan secara tepat sasaran untuk kebutuhan pendidikan.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Muhammad Reza Prabowo, menjelaskan bahwa sistem baru ini lahir dari evaluasi program sebelumnya, yang menunjukkan kebutuhan pengawasan agar dana kuliah benar-benar digunakan untuk keperluan akademik.
Selain kuliah gratis, Pemprov Kalteng juga memberikan pendampingan berupa beasiswa tambahan, workshop, dan pelatihan keterampilan bagi mahasiswa agar mereka siap menghadapi dunia kerja setelah lulus.
Dengan program ini, Pemprov menegaskan komitmennya mencetak generasi muda berkualitas, sekaligus mengurangi kesenjangan pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Program strategis ini diharapkan berkelanjutan seiring meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).(*)
.jpg)