BECKER.BIZ.ID – Kasus kanker kolorektal atau kanker usus besar pada usia muda semakin meningkat. Salah satunya dialami oleh Fredihan, seorang pria yang tinggal di Bandung.
Beberapa bulan sebelum hari ulang tahunnya, Fredihan menerima diagnosis mengejutkan kanker kolorektal, meskipun sebelumnya ia telah memiliki riwayat masalah asam lambung.
Fredihan mengungkapkan bahwa selama ini ia kerap mengabaikan gejala di perut yang terasa tidak biasa, karena mengira itu hanya akibat asam lambung.
“Saya sering mengalami nyeri di ulu hati dan mual, tapi karena memang punya riwayat asam lambung, saya pikir itu hanya masalah biasa,” kata Fredihan. Namun, gejala mulai semakin mengganggu, seperti diare yang terjadi dua hingga tiga kali sehari disertai darah.
Setelah berkonsultasi dengan dokter, Fredihan akhirnya mendapat diagnosis kanker kolorektal pada stadium awal.
Beruntung, karena kanker ditemukan lebih awal, peluang kesembuhannya cukup tinggi, bahkan mencapai 90 persen. Saat ini, Fredihan sedang menjalani kemoterapi sebagai bagian dari proses penyembuhan setelah ditemukan massa ganas di usus besarnya.
Pengalaman Fredihan ini menjadi pengingat bahwa kanker usus besar kini tidak hanya dialami oleh orang tua, tetapi juga semakin banyak ditemukan pada usia di bawah 30 tahun.
Beberapa tahun terakhir, tren peningkatan signifikan kasus kanker kolorektal pada individu di bawah usia 40 tahun menjadi perhatian. Banyak kasus yang terlambat terdeteksi karena gejalanya sering disalahartikan sebagai gangguan pencernaan biasa, terutama pada usia muda yang cenderung merasa sehat.
Menurut Web MD, beberapa gejala kanker kolorektal yang perlu diwaspadai meliputi:
Diare atau konstipasi yang berlangsung lama
Perubahan pola buang air besar (BAB)
BAB berdarah
Nyeri atau kram perut yang tidak biasa
Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
Sayangnya, banyak pasien muda yang menunda pemeriksaan karena merasa masih sehat atau mengira keluhan tersebut hanya terkait masalah lambung. Padahal, deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan, terutama jika kanker terdeteksi pada stadium awal. Oleh karena itu, penting untuk lebih waspada dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala yang tidak biasa.(nda)
