Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Golkar Minta Kader Jaga Sikap dan Peka terhadap Kondisi Masyarakat Usai Demo di Kaltim

26 April 2026 | 26 April WIB Last Updated 2026-04-26T08:04:00Z

 


BECKER.BIZ.ID — Menanggapi aksi demonstrasi warga terhadap Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, Partai Golkar mengeluarkan imbauan kepada seluruh kader yang menjabat di posisi publik agar lebih peka terhadap situasi dan kondisi masyarakat.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M Sarmuji, menegaskan bahwa seluruh kader yang menduduki jabatan di eksekutif maupun legislatif harus mampu membaca suasana sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Ia menyebut sikap sensitif terhadap aspirasi publik menjadi hal penting bagi pejabat negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Sarmuji di Jakarta, Jumat (24/4/2026), sebagai respons atas munculnya aksi protes warga di Kalimantan Timur yang menyoroti sejumlah kebijakan pemerintah daerah serta gaya hidup pejabat yang dianggap berlebihan.

Golkar, lanjut Sarmuji, tidak mempermasalahkan penyampaian aspirasi masyarakat melalui aksi demonstrasi selama dilakukan dengan cara yang tertib dan sesuai aturan. Menurutnya, kritik publik merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang harus dihormati.

Ia juga menekankan agar para kader yang memegang jabatan publik, baik di tingkat pusat maupun daerah, dapat menjaga perilaku, termasuk dalam penggunaan fasilitas kedinasan maupun gaya hidup pribadi. Hal tersebut dinilai penting agar tidak menimbulkan kesenjangan dengan masyarakat.

“Aspirasi boleh disampaikan, tetapi pejabat juga harus menjaga sikap agar tidak terlihat berlebihan,” ujarnya.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa di depan kantor gubernur Kalimantan Timur dipicu oleh sorotan terhadap anggaran pengadaan fasilitas dan renovasi rumah dinas yang mencapai nilai miliaran rupiah. Massa aksi juga sempat menggelar demonstrasi di DPRD Kaltim sebelum bergerak ke kantor gubernur.

Dalam aksi tersebut, Gubernur Kaltim tidak menemui massa dan memilih meninggalkan lokasi tanpa memberikan keterangan kepada awak media. Situasi ini kemudian menjadi perhatian publik dan memicu berbagai tanggapan di media sosial maupun kalangan politik.(*)

×
Berita Terbaru Update