BECKER.BIZ.ID- Pemerintah Indonesia melalui Kemendikdasmen kembali membuka program penjaringan data untuk guru yang belum memiliki sertifi...
BECKER.BIZ.ID-Pemerintah Indonesia melalui Kemendikdasmen kembali membuka program penjaringan data untuk guru yang belum memiliki sertifikat pendidik.
Program ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memastikan bahwa semua guru yang memenuhi syarat dapat terdata dengan baik serta memperoleh kesempatan untuk mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Direktur Jenderal Pendidikan Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menjelaskan bahwa program ini menyasar guru-guru yang telah mengajar hingga tahun ajaran 2023/2024, namun belum mengikuti program sertifikasi.
Guru yang teridentifikasi akan diberikan kesempatan untuk mengikuti proses PPG, yang merupakan langkah penting dalam mencetak tenaga pendidik yang profesional.
Dalam pelaksanaannya, guru yang memenuhi syarat—memiliki kualifikasi akademik S1/D4 dan berstatus aktif mengajar—diharapkan untuk segera melakukan pemutakhiran data melalui aplikasi SIMPKB dan Info GTK.
Program ini juga bertujuan untuk mengurangi kesenjangan antara jumlah guru bersertifikat dan yang belum bersertifikat.
Guru yang tertarik untuk mengikuti PPG dapat mengonfirmasi keikutsertaannya dan mengikuti proses pendaftaran seleksi administrasi yang akan dibuka hingga 30 April 2026.
Proses selanjutnya mencakup verifikasi dan pendaftaran lebih lanjut yang akan berlangsung sepanjang Mei 2026, dengan pengumuman hasil seleksi pada Juni 2026.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan memastikan bahwa setiap guru yang mengajar sudah memiliki sertifikat yang diakui.(*)



COMMENTS