Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemprov Sumbar Perluas Nagari Creative Hub, Targetkan 10 Lokasi Baru pada 2026

07 April 2026 | 07 April WIB Last Updated 2026-04-07T01:43:30Z

 


BECKER.BIZ.ID – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus mendorong penguatan ekonomi kreatif berbasis nagari melalui program Nagari Creative Hub (NCH). Inisiatif ini terbukti memberikan dampak nyata, terutama dalam menggerakkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tingkat lokal.

Salah satu contoh keberhasilan terlihat di Nagari Sikalang, Kota Sawahlunto. Di wilayah tersebut, aktivitas UMKM mengalami peningkatan signifikan, dengan berbagai produk lokal mulai menembus pasar digital melalui platform seperti Shopee dan TikTok. Selain itu, kegiatan pembinaan dan pengembangan kreativitas masyarakat juga berlangsung secara konsisten.

Melihat capaian tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkomitmen untuk memperluas program NCH sebagai strategi utama dalam memperkuat ekonomi nagari. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan bahwa NCH dirancang sebagai ruang kolaborasi untuk mendorong inovasi masyarakat sekaligus meningkatkan kapasitas generasi muda, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital.

“Program ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, tetapi juga menjadikan nagari sebagai pelaku utama pembangunan yang mandiri dengan memaksimalkan potensi lokal,” ujarnya saat memimpin rapat koordinasi percepatan NCH Tahun 2026 di Auditorium Gubernuran, Senin (6/4/2026).

Pada tahun 2026, Pemprov Sumbar menargetkan pembentukan 10 Nagari Creative Hub baru. Pengembangannya akan dilakukan melalui pendekatan kolaboratif lintas organisasi perangkat daerah (OPD) guna memastikan program berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi antar-OPD dalam mendukung kesuksesan program tersebut. Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk mengintegrasikan program kerja dan memperkuat koordinasi agar pelaksanaan NCH dapat memberikan hasil yang optimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, menegaskan perlunya perencanaan yang terukur serta kerja sama lintas sektor. Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas generasi muda melalui pelatihan, pendampingan, serta penguatan literasi digital.

Menurutnya, langkah tersebut akan memperkuat ekosistem Nagari Creative Hub sehingga mampu menjadi pendorong utama kemandirian ekonomi nagari.

Dengan dukungan berbagai pihak, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat optimistis program ini akan terus berkembang dan menjadi fondasi penting dalam membangun ekonomi kreatif yang berdaya saing di tingkat daerah maupun nasional.(*)

×
Berita Terbaru Update