Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Waspada! Ini Kesalahan yang Bisa Membuat Bisnis Frozen Food Rugi

29 April 2026 | 29 April WIB Last Updated 2026-04-28T19:18:00Z


BECKER.BIZ.ID-Berdasarkan berbagai survei industri, produk frozen food semakin diminati konsumen karena alasan kepraktisan dan kemudahan dalam penyajian. Bahkan, sebagian konsumen membeli produk ini secara rutin setiap minggu melalui platform daring. 

Hal ini menunjukkan bahwa permintaan pasar terhadap frozen food tergolong tinggi dan memiliki peluang bisnis yang menjanjikan.

Sejumlah data juga menunjukkan bahwa pasar frozen food terus mengalami pertumbuhan, baik di tingkat nasional maupun global. 

Kondisi ini menjadikan bisnis tersebut memiliki prospek yang cukup baik di masa mendatang. 

Namun demikian, agar dapat bersaing dan bertahan, pelaku usaha perlu memahami berbagai kesalahan yang sering terjadi agar tidak menimbulkan kerugian di kemudian hari.

Kesalahan Fatal Bisnis Frozen Food

1. Penyimpanan produk yang tidak sesuai standar. 

Penggunaan suhu freezer yang tidak stabil atau kualitas penyimpanan yang kurang baik dapat menyebabkan produk cepat rusak sebelum sampai ke tangan konsumen.

 Oleh karena itu, pengaturan suhu yang tepat serta pengelolaan kapasitas freezer menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.

2. Pengelolaan stok yang tidak terkontrol. 

Banyak pelaku usaha masih menggunakan pencatatan manual sehingga berisiko menyebabkan produk kedaluwarsa tidak terpantau. 

Kondisi ini dapat menimbulkan kerugian sekaligus menurunkan kepercayaan pelanggan. 

Penggunaan sistem pencatatan stok digital dapat membantu meminimalkan permasalahan tersebut dengan memberikan informasi yang lebih akurat terkait kondisi persediaan barang.

3. Pemilihan pemasok yang kurang tepat. 

Kualitas bahan baku sangat berpengaruh terhadap hasil produk akhir. Selain itu, aspek legalitas seperti izin edar juga perlu diperhatikan untuk menjaga kepercayaan konsumen.

 Pemilihan pemasok yang tepat akan membantu menjaga kualitas produk sekaligus meningkatkan efisiensi biaya produksi.

4. Strategi pemasaran yang kurang optimal. 

Mengandalkan penjualan secara luring saja dapat membatasi jangkauan pasar. Di era digital saat ini, pemanfaatan media sosial dan platform marketplace menjadi salah satu cara efektif untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan.

5. Penetapan harga yang tidak tepat. 

Harga yang terlalu rendah dapat mengurangi keuntungan, sedangkan harga yang terlalu tinggi dapat membuat konsumen beralih ke kompetitor.

 Oleh karena itu, penentuan harga perlu mempertimbangkan biaya produksi, biaya operasional, serta margin keuntungan yang wajar.

6. Tidak melakukan pencatatan keuangan secara teratur. 

Banyak pelaku usaha yang merasa bisnisnya berjalan lancar, namun tidak menyadari kondisi keuangan yang sebenarnya. 

Pencatatan yang tidak rapi dapat menyebabkan kerugian yang tidak terdeteksi. Pengelolaan keuangan yang baik akan membantu pemilik usaha memahami kondisi bisnis secara lebih jelas dan akurat.

Dengan pengelolaan yang tepat, mulai dari penyimpanan, pengelolaan stok, pemasaran, hingga keuangan, bisnis frozen food dapat berkembang dengan lebih optimal.

 Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat menjadi bahan evaluasi bagi para pelaku usaha. (*)

×
Berita Terbaru Update