Ahmad Daniel, Lc., M.A Solok, Becker. Biz.Id – Meningkatnya sikap intoleran dan maraknya aksi kekerasan yang terjadi di berbagai daerah dini...
![]() |
| Ahmad Daniel, Lc., M.A |
Solok, Becker. Biz.Id – Meningkatnya sikap intoleran dan maraknya aksi kekerasan yang terjadi di berbagai daerah dinilai dapat mengancam persatuan serta keutuhan kebhinekaan bangsa Indonesia. Kondisi tersebut juga dikhawatirkan memicu perpecahan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.
Tokoh agama di Solok, Ahmad Daniel, Lc., M.A, mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta merawat kebersamaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, Islam mengajarkan umatnya untuk hidup damai, menghormati sesama, dan menjaga hubungan baik antarmanusia tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan.
“Dalam Islam, menjaga silaturahmi antarsesama muslim, antarumat beragama, dan antarbangsa adalah sebuah keharusan. Tidak ada satu pun ajaran Islam yang membolehkan tindakan menyakiti sesama,” ujar Ustad Ahmad Daniel saat ditemui di Solok, belum lama ini.
Ia menegaskan, sikap intoleran yang berkembang di tengah masyarakat bertentangan dengan nilai-nilai luhur ajaran Islam yang mengedepankan kasih sayang dan persaudaraan.
Menurutnya, Islam tidak hanya melarang tindakan kekerasan secara fisik, tetapi juga melarang perbuatan yang dapat menyakiti hati dan merendahkan martabat orang lain.
“Jangankan menyakiti secara fisik, mencaci maki dan merendahkan martabat sesama manusia pun sangat dilarang dalam Islam,” katanya.
Ustad Ahmad Daniel juga menyoroti perkembangan media sosial yang dinilai dapat menjadi pemicu munculnya sikap intoleran apabila tidak digunakan secara bijak.
Ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan bangsa.
Terkait aksi terorisme, radikalisme, dan bom bunuh diri, ia menegaskan bahwa seluruh tindakan tersebut bertentangan dengan ajaran Islam dan tidak dapat dibenarkan.
“Islam adalah agama yang membawa rahmat dan kedamaian bagi seluruh alam. Karena itu, segala bentuk kekerasan, radikalisme, dan intoleransi harus ditolak bersama,” tegasnya.
Melalui kesempatan tersebut, Ahmad Daniel mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keharmonisan, memperkuat persaudaraan, dan merawat kebhinekaan demi terciptanya kehidupan yang damai dan sejuk di tengah masyarakat Indonesia.

COMMENTS