Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Progres Rehab Balaikota Pariaman Capai 85 Persen, Pekerjaan Atap Rampung

30 June 2026 | 30 June WIB Last Updated 2026-06-30T13:08:58Z

Seorang pekerja terlihat menyelesaikan pemasangan plafon pada proyek rehabilitasi Gedung Balaikota Pariaman yang kini telah mencapai progres sekitar 85 persen.


Pariaman, Becker.Biz.Id — Pekerjaan rehabilitasi Gedung Balaikota Pariaman terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga akhir Juni 2026, progres fisik proyek yang dibiayai melalui APBD Kota Pariaman itu telah mencapai sekitar 85 persen.

Salah satu pekerjaan utama yang telah diselesaikan adalah penggantian atap gedung secara menyeluruh. Saat ini, pelaksana proyek hanya melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada kebocoran. Apabila ditemukan kendala, perbaikan akan segera dilakukan.

Sementara itu, pekerjaan pemasangan plafon dan lis plank masih berlangsung dan ditargetkan selesai sesuai jadwal pelaksanaan yang telah ditetapkan.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR dan Pertanahan Kota Pariaman, Aidil Kurniawan, didampingi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Ayom Masril, mengatakan rehabilitasi Balaikota Pariaman mulai dikerjakan sejak 10 April 2026.

Menurut Aidil, proyek tersebut memiliki tiga ruang lingkup pekerjaan utama, yakni penggantian atap gedung, pemasangan plafon, serta pekerjaan lis plank.

"Secara keseluruhan progres pekerjaan sudah mencapai sekitar 85 persen. Atap gedung telah selesai dikerjakan, sedangkan plafon dan lis plank masih dalam tahap penyelesaian, Selasa (30/6/2026).

Ia menjelaskan, proyek rehabilitasi tersebut menggunakan anggaran APBD Kota Pariaman Tahun 2026 sebesar Rp1.589.056.841 dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Saipila Agung.

Wakil Direktur CV Saipila Agung, Anjoni Vilman, mengatakan pelaksanaan proyek sejauh ini berjalan lancar. Meski demikian, proses penggantian atap sempat menghadapi tantangan akibat tingginya intensitas hujan pada awal pekerjaan.

"Pada saat pekerjaan atap berlangsung kami harus berpacu dengan kondisi cuaca yang sering hujan. Alhamdulillah, saat ini seluruh pekerjaan penggantian atap sudah selesai dan kini kami fokus menyelesaikan plafon serta lis plank agar rampung sesuai kontrak," katanya.

Anjoni juga memastikan seluruh pekerja dibekali Alat Pelindung Diri (APD) selama bekerja di lapangan. Menurutnya, penggunaan APD merupakan bagian penting dari penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada proyek konstruksi.

"APD menjadi perlindungan utama bagi pekerja dari berbagai potensi risiko, seperti tertimpa material, terjatuh dari ketinggian, sengatan listrik, maupun bahaya lainnya selama proses pembangunan berlangsung," jelasnya.

Dengan progres yang telah mencapai 85 persen, rehabilitasi Gedung Balaikota Pariaman diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga bangunan tersebut kembali dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.(*/Dyl )

×
Berita Terbaru Update