![]() |
| Antisipasi Musim Hujan, Pemdes Ketangkuhan dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan |
ACEH SINGKIL,Becker.Biz.Id— Pemerintah Desa (Pemdes) Ketangkuhan, Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil, bersama masyarakat menggelar gotong royong massal sebagai langkah antisipasi menghadapi musim penghujan, Senin (27/7/2026). Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan lingkungan dan pembenahan fasilitas Kantor Desa guna mencegah potensi genangan maupun banjir akibat tersumbatnya saluran air.
Gotong royong yang dipimpin langsung Kepala Desa Ketangkuhan, Rusliadi Cibro, melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga setempat. Mereka bergotong royong membersihkan halaman kantor desa, ruang pelayanan, saluran drainase, parit, hingga ruas jalan di sekitar balai desa.
Tidak hanya melakukan pembersihan, peserta juga membenahi sejumlah fasilitas kantor desa, seperti pengecatan beberapa bagian bangunan, perbaikan inventaris, serta penataan ruang pelayanan agar masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih nyaman dan representatif.
Kepala Desa Ketangkuhan, Rusliadi Cibro, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan pemerintah desa bersama masyarakat dalam menghadapi intensitas hujan yang diperkirakan meningkat dalam beberapa waktu ke depan.
"Memasuki musim penghujan, kami mengajak seluruh masyarakat bergotong royong membersihkan lingkungan, terutama drainase dan parit, agar aliran air tetap lancar sehingga risiko genangan maupun banjir dapat diminimalkan," ujar Rusliadi.
Menurutnya, gotong royong bukan hanya sebatas menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan serta kepedulian sosial antara pemerintah desa dan masyarakat.
Ia menegaskan, budaya gotong royong merupakan warisan yang harus terus dipelihara karena menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan desa. Melalui semangat kebersamaan, berbagai persoalan di lingkungan masyarakat dapat diselesaikan secara bersama-sama.
"Melalui gotong royong, kita saling bahu-membahu menjaga kebersihan lingkungan, merawat fasilitas umum, serta menciptakan desa yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," katanya.
Rusliadi juga mengajak warga untuk menjadikan kepedulian terhadap kebersihan sebagai budaya sehari-hari, bukan hanya saat pelaksanaan kerja bakti.
"Semoga semangat gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita dapat mewujudkan Desa Ketangkuhan yang lebih bersih, tertata, maju, serta siap menghadapi berbagai tantangan, termasuk musim penghujan," tutupnya.
Melalui kegiatan ini, Pemdes Ketangkuhan berharap partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat. Sinergi antara pemerintah desa dan warga dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih baik sekaligus mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
