-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bukan Sekadar Benar, Siswa SD Kota Padang Belajar Berpikir Terbuka Melalui Modul HOTS PKM-RSH Universitas Negeri Padang

31 July 2026 | 31 July WIB Last Updated 2026-07-31T09:04:54Z

Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) 


Padang, Becker.Biz Id — Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) melaksanakan kegiatan penelitian bertajuk “Eksplorasi Intellectual Humility melalui Modul Pembelajaran Berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada Mata Pelajaran Matematika di Sekolah Dasar.


Kegiatan ini dilaksanakan oleh Zuhaira Nurhasanah, Aisyah Ratu Sholehah, Fajriati Pelangi Adha, dan Aida Amelia Putri di bawah bimbingan Bapak Ichsan Nasution, S.Pd., M.T. dengan melibatkan tiga sekolah dasar di Kota Padang, yaitu SDN 02 Lubuk Buaya, SDIT Nurul Ikhlas, dan SD Pembangunan Kota Padang.


"Penelitian ini berangkat dari perhatian terhadap pembelajaran matematika yang selama ini masih sering berorientasi pada pencapaian jawaban benar, sementara proses berpikir, keterbukaan terhadap pendapat lain, dan kemampuan siswa dalam merefleksikan pemahamannya masih perlu diperkuat," ujar Zuhaira didampingi teman-temannya se timnya (31/7/2026).

Melalui kegiatan ini, tim PKM-RSH melakukan eksplorasi terhadap intellectual humility atau kerendahan hati intelektual siswa dalam pembelajaran matematika. 


Konsep ini menekankan pentingnya kesadaran siswa terhadap keterbatasan pemahaman, keterbukaan menerima perspektif lain, serta kesiapan memperbaiki pemikiran ketika menemukan alasan yang lebih kuat.


Dalam pelaksanaannya, siswa kelas IV mengikuti pembelajaran matematika berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) melalui aktivitas pemecahan masalah materi pecahan, diskusi, dan refleksi pembelajaran. Kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga menghargai proses berpikir siswa.


Melalui penelitian ini, tim berharap dapat memberikan kontribusi terhadap pembelajaran matematika yang lebih bermakna, yaitu pembelajaran yang mendorong siswa tidak hanya mampu menyelesaikan permasalahan, tetapi juga memiliki sikap terbuka, reflektif, dan siap mengembangkan pemahamannya. (tim)

×
Berita Terbaru Update