![]() |
| Kondisi banjir menyebabkan jalan putus dan tidak bisa dilalui (foto: yuni elmi) |
Agam, Becker.Biz.Id — Hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, sejak siang hingga sore hari, mengakibatkan longsor dan luapan air di ruas jalan yang menghubungkan Jorong Campago dengan Sigiran, Nagari Malalak Utara.
Material longsor yang menutup sebagian badan jalan serta air yang meluap ke permukaan jalan membuat arus lalu lintas di lokasi terganggu. Pengendara yang melintas diminta meningkatkan kewaspadaan karena kondisi jalan licin dan rawan membahayakan keselamatan.
Seorang warga, Yuni (34), mengatakan hujan turun cukup deras selama beberapa jam hingga menyebabkan tebing di sekitar jalan longsor. Selain itu, debit air juga meningkat dan melimpas ke badan jalan.
"Air naik cukup cepat setelah hujan deras. Material tanah juga turun ke jalan sehingga pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas," ujar Yuni, (30/7/2026).
Hal senada disampaikan Rosma (45). Menurutnya, kondisi tersebut membuat warga yang hendak melintas memilih memperlambat laju kendaraan karena khawatir terjadi longsor susulan.
"Kami berharap pengendara lebih berhati-hati, apalagi jika hujan kembali turun. Kondisi jalan masih berbahaya," kata Rosma.
Hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan berat akibat kejadian tersebut. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi longsor dan banjir susulan mengingat curah hujan di kawasan Malalak masih cukup tinggi. (anz)
