Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Galodo Terjang Kompleks Perkantoran Pemkab Solok, Empat Warga Terluka

22 September 2026 | September 22, 2026 WIB Last Updated 2026-09-22T03:15:30Z
Kondisi lapangan saat galodo menerjang di sekitar komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok di Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 19.45 WIB.


Solok, Becker.biz.id — Banjir bandang atau galodo menerjang Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok di Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 19.45 WIB.

Bencana terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Solok sejak sore. Material longsoran dari kawasan perbukitan di sekitar aliran Sungai Batang Laso membawa pasir, batu, lumpur dan air hingga menerjang kawasan perkantoran Pemkab Solok serta permukiman warga di Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus.

Material banjir bandang juga meluap hingga ke badan Jalan Raya Solok–Padang sehingga mengganggu akses transportasi.

Dalam kejadian tersebut, empat warga dilaporkan mengalami luka-luka. Tiga orang mengalami luka ringan, sedangkan satu korban mengalami luka berat.

Korban luka berat diketahui bernama Muhammad Nur Zen (56). Ia mengalami cedera pada bagian alat gerak bawah dan telah dirujuk ke Rumah Sakit Semen Padang (SPH) di Kota Padang. Sementara tiga korban lainnya mendapat penanganan medis di RSUD Arosuka.

Galodo turut merendam sejumlah kantor pemerintahan di Kompleks Perkantoran Pemkab Solok. Kantor yang terdampak antara lain Dinas PUPR, DPMN, DPRD, Bapenda, Bapelitbang, Inspektorat Daerah, Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan dan BKPSDM Kabupaten Solok.

Sedikitnya tujuh kendaraan dinas dan kendaraan milik masyarakat juga dilaporkan terdampak material banjir bandang.

Di kawasan permukiman warga, sekitar 100 rumah diperkirakan terdampak material galodo. Satu jembatan yang menjadi penghubung jalan utama Arosuka tertimbun material sehingga belum dapat dilalui. Masjid Kayu Aro juga dilaporkan terdampak longsor.

Data kerusakan dan dampak bencana tersebut masih dalam proses pendataan oleh BPBD Kabupaten Solok.

Sementara itu, sekitar 50 warga mengungsi ke tiga lokasi, yakni Mapolres Solok, Rumah Dinas Wakil Bupati Solok dan Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Solok.

Penanganan bencana dipimpin Kapolres Solok AKBP Rini Anggraini, SS, SIK, bersama personel gabungan TNI, Polri, BPBD Provinsi Sumatera Barat, BPBD Kabupaten Solok, BPBD Kota Solok dan unsur terkait lainnya.

Petugas gabungan masih melakukan evakuasi warga, pembersihan material serta membuka kembali akses jalan. Penanganan tersebut didukung tiga unit alat berat berupa excavator, wheel loader dan bulldozer.

Hingga Selasa (22/9/2026), proses pendataan korban dan kerusakan masih berlangsung. Warga yang berada di sekitar lokasi bencana diminta tetap waspada terhadap potensi banjir bandang dan longsor susulan. (wanda)

×
Berita Terbaru Update