![]() |
| Perwakilan UPZ BAZNAS Semen Padang menyerahkan bantuan kaki palsu kepada Rahma Hatta di Kota Padang, Rabu (3/9/2026). (Foto: mar) |
Padang, Becker.biz.id – Senyum bahagia tampak dari wajah Rahma Hatta, warga Kampung Dalam, Kelurahan Binuang, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Setelah hampir sembilan tahun menjalani aktivitas dengan bantuan tongkat akibat kehilangan kaki kiri karena kecelakaan, kini ia kembali dapat berjalan lebih leluasa berkat bantuan kaki palsu dari UPZ BAZNAS Semen Padang, (03/09).
Bantuan tersebut diserahkan melalui program kesehatan dan kemanusiaan UPZ BAZNAS Semen Padang sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan alat bantu mobilitas.
Rahma mengaku bantuan kaki palsu tersebut membawa perubahan besar dalam kehidupannya. Selain memudahkan aktivitas sehari-hari, alat bantu itu juga memberinya kesempatan untuk kembali menjalani kegiatan yang sebelumnya sulit dilakukan.
“Sekarang saya bisa berjalan lebih nyaman. Bahkan sudah bisa mengendarai sepeda motor dan membantu ekonomi keluarga dengan berjualan ayam,” ujar Rahma usai menerima bantuan.
Sejak mengalami kecelakaan pada 2017, Rahma harus menjalani kehidupan dengan berbagai keterbatasan. Selama bertahun-tahun, ia mengandalkan tongkat untuk berpindah tempat dan menjalankan aktivitas rumah tangga. Kondisi tersebut tidak hanya memengaruhi mobilitasnya, tetapi juga berdampak pada kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Di sisi lain, suaminya bekerja sebagai buruh harian lepas dengan pendapatan yang tidak menentu. Keterbatasan ekonomi membuat keinginan untuk memiliki kaki palsu sulit diwujudkan secara mandiri.
Harapan baru muncul ketika Rahma mengetahui informasi mengenai program bantuan UPZ BAZNAS Semen Padang melalui media sosial. Ia kemudian mengajukan permohonan dan mengikuti proses verifikasi yang dilakukan oleh pihak UPZ BAZNAS.
Manajer UPZ BAZNAS Semen Padang, Akmal, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemanfaatan dana zakat agar memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat.
Menurutnya, zakat tidak hanya berfungsi membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian para mustahik.
“Kami berharap bantuan kaki palsu ini dapat membantu Ibu Rahma menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik, sekaligus membuka peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” katanya.
Program bantuan kesehatan yang dijalankan UPZ BAZNAS Semen Padang selama ini menyasar masyarakat kurang mampu yang membutuhkan dukungan biaya pengobatan maupun alat bantu kesehatan. Melalui program tersebut, diharapkan penerima manfaat dapat kembali beraktivitas, produktif, dan menjalani kehidupan yang lebih mandiri.
Bagi Rahma, bantuan kaki palsu bukan sekadar alat bantu berjalan. Kehadirannya menjadi simbol harapan baru untuk terus bergerak maju, bekerja, dan mendukung keluarganya di tengah berbagai keterbatasan yang pernah dihadapi. ( Mar)
