Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sekda Ronny Kartika Dukung Pengembangan Pertanian, Poktan Barokah Perkuat Ketahanan Pangan Bintan

27 October 2026 | October 27, 2026 WIB Last Updated 2026-10-27T15:54:02Z
Sekda Ronny Kartika Dukung Pengembangan Pertanian, Poktan Barokah Perkuat Ketahanan Pangan Bintan


BINTAN, BECKER.BIZ.ID – Pemerintah Kabupaten Bintan terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui pengembangan komoditas pertanian dan optimalisasi pemanfaatan lahan. Salah satu upaya tersebut terlihat dari aktivitas Kelompok Tani (Poktan) Barokah di Kangboi, Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya, yang mengembangkan komoditas padi gogo, jagung pipil, dan cabai merah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, menghadiri kegiatan penanaman cabai merah dan padi gogo di lahan milik Muklis, anggota Poktan Barokah, Selasa (27/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ronny menegaskan bahwa pengembangan sektor pertanian perlu didukung dengan pemanfaatan lahan secara optimal serta penyediaan sarana dan prasarana yang tepat guna.

“Ketahanan pangan harus kita bangun bersama dengan memanfaatkan potensi yang ada. Kami berharap kelompok tani terus meningkatkan produktivitas sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Saat ini, Poktan Barokah mengembangkan padi gogo di lahan seluas 0,5 hektare dengan perkiraan panen pada akhir Januari 2027 dan target produksi mencapai 5 ton. Sementara itu, jagung pipil varietas Pendekar Sakti dari Syngenta ditanam di lahan seluas 0,5 hektare dengan perkiraan panen pada awal Februari 2027.

Untuk komoditas cabai merah, kelompok tani tersebut memanfaatkan screen house berukuran 10 x 50 meter dengan populasi sekitar 1.000 batang. Produksinya ditargetkan mencapai 1 ton pada akhir Februari 2027.

Selain itu, tanaman cabai varietas Akar dan cabai lokal Medan dengan populasi 2.500 batang telah menghasilkan sekitar 200 kilogram dari dua kali panen. Harga jual cabai hijau tersebut mencapai Rp55.000 per kilogram.

Dalam mendukung pengembangan usaha pertanian, Poktan Barokah telah menerima berbagai bantuan secara bertahap selama periode 2023–2026. Bantuan tersebut meliputi cultivator, sarana produksi sayuran, benih padi, pupuk, hingga handtraktor yang bersumber dari APBD Kabupaten Bintan, APBD Provinsi Kepulauan Riau, dan APBN.

Selain itu, kelompok tani tersebut juga menerima satu paket screen house dari Bank Indonesia (BI) untuk mendukung pengembangan budidaya cabai.

Ronny berharap seluruh bantuan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan usaha para petani.

“Dengan semangat petani, pemanfaatan teknologi, dan dukungan berbagai pihak, kita berharap sektor pertanian semakin berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan serta perekonomian masyarakat Bintan,” tambahnya.

Melalui pengembangan berbagai komoditas unggulan dan dukungan sarana pertanian, Poktan Barokah diharapkan dapat meningkatkan produksi pangan lokal, mengoptimalkan potensi lahan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Bintan.(S. Pulungan)

×
Berita Terbaru Update