Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wali Kota Lubuk Linggau Hadiri Rakornas TPAKD 2026 yang Dihadiri Presiden Prabowo

24 October 2026 | October 24, 2026 WIB Last Updated 2026-10-23T22:57:21Z

 

Wali Kota Lubuk Linggau Hadiri Rakornas TPAKD 2026 yang Dihadiri Presiden Prabowo



LUBUK LINGGAU, BECKER.BIZ.ID – Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2026 yang digelar di Grand Ballroom Convention, Jakarta International Expo (JIEXPO), Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).


Kegiatan yang mengusung tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia” tersebut diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Rakornas ini turut dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.


Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan (DNKK). Peluncuran ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Presiden.


Pembentukan DNKK diharapkan dapat mendorong peningkatan inklusi keuangan masyarakat, termasuk memperluas kepemilikan rekening serta akses terhadap layanan keuangan yang aman, mudah, dan terjangkau. Langkah ini juga diarahkan untuk memperkuat kesejahteraan keuangan masyarakat hingga tingkat keluarga.


Rakornas TPAKD 2026 dihadiri para gubernur, wakil gubernur, bupati, wali kota, serta berbagai pemangku kepentingan dari seluruh Indonesia.


Forum nasional tersebut menjadi wadah koordinasi untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, regulator, dan lembaga jasa keuangan dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.


Keikutsertaan Wali Kota Lubuk Linggau dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya koordinasi pemerintah daerah untuk mendukung perluasan akses keuangan bagi masyarakat. Melalui sinergi tersebut, program inklusi keuangan di daerah diharapkan mampu membuka peluang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk memperoleh layanan keuangan formal.


Dengan semakin terbukanya akses terhadap layanan keuangan, masyarakat dan pelaku usaha diharapkan dapat mengembangkan kegiatan ekonomi, meningkatkan produktivitas, serta mendorong kesejahteraan secara berkelanjutan.(Erwin)

×
Berita Terbaru Update