BECKER.BIZ.ID - Hai hai, pada kesempatan kali ini BECKER.BIZ.ID akan membagikan tiga ide jualan cemilan kekinian yang bisa mendapatkan omzet minimal 4 juta rupiah setiap bulannya.
Bahkan usaha nomor 2 mampu memperoleh omzet 30 juta per bulan. Nah, apa saja usahanya? Simak artikel ini sampai selesai!
Ide jualan cemilan kekinian bisa jadi peluang alternatif dan solusi menjanjikan untuk tetap berpenghasilan di tengahlapangan kerja yang sempit. Dengan modal kecil dan kreativitas kamu, bisa mulai berjualan cemilan kekinian yang dijamin laris manis.
Seperti contoh kesuksesan usaha martabak mini milik Desvitasari yang mampu menghasilkan omzet hingga tiga puluh juta dalam satu bulan.
Tidak hanya itu, di video ini saya sertakan usaha cemilan kekinian lain yang bisa mendapatkan minimal omzet empat juta setiap bulannya. Mari kita mulai pembahasannya.
3 Ide Jualan Cemilan Kekinian Omset 30 Juta Perbulan
1. Sback Takoyaki
Yang pertama adalah snack takoyaki, makanan ringan berbentuk bola berisi potongan octavus yang sudah hits di jagat Indonesia.
Berjualan takoyaki berpotensi mendapatkan keuntungan berlipat karena dengan bahan yang sedikit bisa jadi puluhan porsi. Pastikan untuk melakukan uji coba resep sebelum menjualnya agar rasa terjamin enak.
Dialah Muhammad Akbar bersama rekannya yang sukses dengan usaha makanan khas Jepang tersebut yang dinamai Takoyaki Cuy.
Akbar dan rekannya tentu tidak menyangka bisnis yang mereka bangun dengan coba-coba ternyata mendapatkan respons yang baik dari konsumen untuk terus menarik minat konsumen.
Strategi dan inovasi baru terus mereka kembangkan, salah satunya dengan membuat berbagai takoyaki varian baru.
Dengan begitu, usaha yang mereka jalankan diharapkan mampu bertahan dan terus berkembang. Perlahan namun pasti, Takoyaki Cuy mendapatkan perhatian dari para penikmatnya.
Sampai saat ini, ia mampu menjual 200 takoyaki per bulan dengan omzet yang didapatkan setiap bulannya.
2. Martabak Mini
Yang kedua adalah martabak mini. Martabak manis biasanya berukuran besar dan topping klasik seperti kacang, keju, dan coklat, tetapi di Gula Boga tersedia martabak manis berukuran mini dengan 72 varian topping yang dapat dipilih.
Topping terbagi dua, dengan 30 topping reguler dan 42 topping premium. Dialah Desvitasari, owner Gula Boga, yang mengawali usaha ini dengan mengikuti kelas pekerja yang disediakan pemerintah dan mengikuti beberapa pelatihan memasak.
Hingga akhirnya ia mantap memulai menjual martabak mini dengan nama Gula Boga. Berbekal berbagai pelatihan tersebut, ia menghadirkan inovasi pada usahanya, selain dengan varian rasa yang beragam, Gula Boga membebaskan pelanggan untuk memilih topping yang diinginkan.
Topping dapat dicampur, baik dari topping reguler maupun premium. Martabak manis berukuran mini Gula Boga dijual mulai harga dari Rp11.000 hingga Rp27.000.
Ia juga menerima pesanan dengan minimal memesan lima kotak martabak mini. Dengan seringnya pesanan yang datang, ia mampu mendapatkan omzet sebesar 30 juta per bulan.
3. Kripik Pisang
Yang ketiga adalah keripik pisang. Siapa yang belum mengenal keripik pisang? Hampir seluruh masyarakat luas sudah kenal, bahkan sudah akrab dengan camilan ringan satu ini.
Keripik pisang merupakan salah satu jenis camilan ringan yang memiliki penggemar yang cukup banyak.
Oleh karena itu, ide jualan keripik pisang memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan, seperti yang dilakukan Muhammad Farid, pria yang berasal dari Kabupaten Citeureup-Bogor ini. Ia rela berhenti kerja untuk memulai usahanya sebagai entrepreneur.
Ia nekat berhenti kerja dan memulai usaha membuat keripik pisang dengan merek dagang Keripik Pisang.
Berbekal modal awal sebesar 200.000 rupiah dan belum memiliki basic apapun, utamanya dalam pisang menjadi keripik, namun ia mantap memulai usaha ini untuk membangun usahanya.
Ia terus melakukan riset dan melihat potensi serta peluang yang bisa ia manfaatkan, berbagai inovasi dari mulai ragam rasa dan desain kemasan terus ia kembangkan.
Di awal usaha, ia hanya memproduksi 20 pcs, dan dalam satu minggu habis.
Hasil penjualan tersebut didominasi dari hasil circle pertemanan dan komunitas yang ia miliki, dan dari penjualan online hanya sekitar 10%. Saat ini, dengan kegigihan dan kerja kerasnya, usaha keripik pisang yang dibangunnya mampu mendapatkan penghasilan sekitar 1.500.023 dalam satu minggu.
Itu artinya, jika dalam sebulan ia bisa mendapatkan omzet sekitar enam juta rupiah.
Itulah ketiga ide jualan cemilan kekinian dengan omzet 30 juta per bulan. Semoga bisa menginspirasimu untuk memulai usaha. (*)
