Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemprov Kalteng Gelar Sidak Beras, Pastikan Harga Stabil dan Distribusi Aman

05 November 2025 | 05 November WIB Last Updated 2025-12-06T06:58:17Z


BECKER.BIZ.ID-Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali mengintensifkan upaya pengendalian harga beras dengan menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah distributor dan pengecer besar di Kota Palangka Raya, Rabu (5/11/2025).

Kegiatan ini melibatkan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kalteng, serta Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Kalteng. Sidak dilakukan sebagai respons atas hasil pengawasan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Satgas Pangan Kalteng pada 23 Oktober 2025 serta menindaklanjuti surat teguran terkait penerapan harga eceran tertinggi (HET) beras yang telah disampaikan kepada pelaku usaha.

Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng, Agus Candra, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengecekan harga jual di pasaran, tetapi juga meliputi pendataan harga perolehan beras di tingkat produsen dan identifikasi hambatan yang terjadi di rantai distribusi. Langkah tersebut diambil untuk memastikan penyebab fluktuasi harga dapat diurai secara akurat dan solusi yang efektif bisa segera diterapkan.

“Kami ingin memastikan harga beras tetap sesuai aturan. Tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga di luar ketentuan HET,” tegas Agus.

Lebih lanjut, Agus Candra menekankan bahwa pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mencegah praktik kecurangan harga dan memastikan ketersediaan beras tetap aman.

Ia memastikan bahwa jika ditemukan indikasi penimbunan ataupun permainan harga, pemerintah akan bertindak tegas melalui kerja sama dengan aparat penegak hukum.

“Kami terus memantau stok dan distribusi. Jika ada penyimpangan, segera kami tindak,” tambahnya.

Sidak gabungan ini menjadi bagian dari rangkaian upaya Pemprov Kalteng dalam menjaga stabilitas harga pangan, terutama menjelang akhir tahun ketika permintaan beras biasanya meningkat.

Melalui pengawasan yang konsisten dan kolaborasi antarinstansi, pemerintah berharap masyarakat merasa tenang karena pasokan beras tetap terjaga dan harga dapat dikendalikan sesuai regulasi.(nda)

×
Berita Terbaru Update