-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Perumda AM Padang Kebut Normalisasi, Enam IPA Sudah Aktif dan Distribusi Air Bersih Mulai Meluas

01 December 2025 | 01 December WIB Last Updated 2025-12-01T02:32:24Z


BECKER.BIZ.ID — Upaya panjang memperbaiki jaringan pipa dan instalasi yang porak-poranda akibat banjir bandang akhirnya membuahkan hasil. Perumda Air Minum Kota Padang mengumumkan bahwa enam IPA kini telah kembali menyala dan mulai mengalirkan air bersih ke sejumlah kawasan di kota.

Humas Perumda AM Padang, Adhie Zein, mengatakan bahwa seluruh tim teknis bekerja maksimal dalam beberapa hari terakhir. “Perjuangan petugas luar biasa. Kami melakukan perbaikan segala lini, meski medan kerusakan cukup berat. Syukurlah beberapa IPA sudah hidup kembali,” jelasnya, Minggu (30/11/2025).

Instalasi yang sudah kembali beroperasi meliputi IPA Paraku, IPA Latung, IPA Gunung Pangilun, IPA Pegambiran, IPA Bungus, dan IPA Jagad. Dengan beroperasinya IPA-IPA tersebut, penyediaan air bersih kepada warga perlahan mulai teratasi meski masih dalam tahap normalisasi.

Adhie mengingatkan bahwa proses pemulihan aliran tidak bisa instan. “Normalisasi itu tahap yang cukup panjang. Untuk pelanggan yang tinggal di lokasi tinggi dan di ujung jaringan, aliran air biasanya datang paling akhir. Kami mohon masyarakat bersabar,” terangnya.

Area yang sudah terlayani dari IPA Paraku dan Sikayan mencakup wilayah Arai Pinang, Parak Laweh, Mata Air, Jondul, Cendana, Aur Duri, Marapalam, Parak Gadang, Muaro Padang, hingga sebagian Pondok dan Sawahan.

IPA Latung kini mengalirkan air ke DPR Dadok, Maransi Raya, Air Pacah, dan sebagian Sungai Lareh.

Sementara itu, IPA Gunung Pangilun sudah mengalir ke Gajah Mada, Lapai, Jati, Ujung Gurun, dan beberapa titik di Padang Pasir. Untuk wilayah Pegambiran, IPA Pegambiran kembali berfungsi melayani Komplek Emilindo, Komplek Megah Land, dan Ampalu.

Kawasan Teluk Kabung dan Bungus kembali mendapat suplai dari IPA Bungus, sedangkan IPA Jagad memasok air menuju Koto Luar, Sungai Balang, Komplek Palimo, Koto Tuo, dan Koto Panjang.

“Semua pergerakan ini kami lakukan agar layanan bisa kembali normal secepat mungkin,” tambah Adhie. Ia menekankan bahwa pemeliharaan jaringan terus dilakukan untuk mempercepat stabilisasi aliran air.

Perumda AM memastikan pemulihan akan terus dikejar hingga seluruh pelanggan kembali menikmati layanan yang optimal.(*)


×
Berita Terbaru Update