BECKER.BIZ.ID-Para pendaki dan pecinta alam yang merencanakan perjalanan ke Gunung Prau, Jawa Tengah, harus mempersiapkan ulang rencana mereka.
Pasalnya, mulai 19 Januari 2026, seluruh jalur pendakian Gunung Prau akan ditutup total untuk umum. Penutupan ini direncanakan berlangsung selama dua bulan penuh, dengan pembukaan kembali pada 21 Maret 2026.
Penutupan Seluruh Jalur Pendakian
Penutupan jalur pendakian ini berlaku secara serentak di enam gerbang utama yang menuju puncak Gunung Prau, yakni jalur Patak Banteng, Kalilembu, Dieng, Wates, Dwarawati, dan Igirmranak. Keputusan ini diambil melalui surat pemberitahuan resmi dari Forum Koordinasi Gunung Prau Indonesia (FKPI) dengan nomor 2025/FKPI-02/12.
Solichun, pengawas Basecamp Gunung Prau via jalur Patak Banteng, mengonfirmasi bahwa penutupan ini merupakan rutinitas tahunan. Namun, ada sedikit perubahan durasi pada tahun ini. "Biasanya penutupan hanya berlangsung selama tiga bulan, tetapi tahun ini kami memutuskan untuk membuka jalur kembali pada 21 Maret, setelah Hari Raya Lebaran," ujar Solichun dalam keterangan resminya pada Senin (12/1).
Tujuan Penutupan: Pemeliharaan dan Konservasi Alam
Menurut pengelola, penutupan ini bertujuan untuk memberikan waktu yang cukup untuk melakukan evaluasi terhadap kegiatan pendakian yang berlangsung sepanjang tahun lalu serta untuk melakukan pemeliharaan jalur-jalur pendakian yang ada. Kegiatan utama yang akan dilakukan selama penutupan ini meliputi:
Perbaikan fisik jalur pendakian yang rusak
Pemeliharaan sistem manajemen pendakian untuk menjamin keselamatan para pendaki
Pembersihan sampah di sepanjang jalur pendakian hingga area puncak
Penanaman pohon untuk menjaga kelestarian ekosistem di kawasan Gunung Prau
Musim penghujan yang berlangsung pada awal tahun juga menjadi faktor pendukung dalam keputusan ini. Solichun menjelaskan bahwa periode hujan adalah waktu yang sangat baik untuk melakukan konservasi alam, khususnya dalam hal penghijauan dan penanaman pohon.
"Kami berharap penanaman pohon dapat tumbuh dengan baik selama musim hujan ini," tambahnya.
Informasi Penutupan Sudah Disosialisasikan
Kebijakan penutupan jalur pendakian Gunung Prau telah diputuskan melalui rapat koordinasi FKPI dan disetujui oleh pihak Perhutani.
Informasi mengenai penutupan ini juga sudah disebarluaskan melalui media sosial resmi masing-masing basecamp guna memastikan bahwa seluruh calon pendaki dari berbagai daerah mengetahui hal ini.
Dengan adanya penutupan ini, diharapkan Gunung Prau dapat tetap terjaga keindahannya dan para pendaki dapat merasakan pengalaman yang lebih aman dan nyaman saat jalur dibuka kembali pada 21 Maret 2026.
Pengunjung Diminta Menunda Rencana Pendakian
Bagi Anda yang sudah merencanakan untuk mendaki Gunung Prau dalam dua bulan ke depan, diharapkan untuk menunda perjalanan hingga jalur pendakian dibuka kembali. Sementara itu, para pendaki yang telah terjadwal pada periode penutupan bisa mencari alternatif pendakian lainnya.
Semoga dengan penutupan sementara ini, Gunung Prau bisa terus terjaga kelestariannya dan tetap menjadi destinasi pendakian yang aman dan nyaman bagi semua.(nda)
.jpg)