BECKER.BIZ.ID- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan kepada masyarakat untuk meningkatkan k...
BECKER.BIZ.ID-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob yang diperkirakan akan terjadi hingga 20 Januari 2026.
Fenomena ini dipicu oleh pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan baru, yang dapat meningkatkan tinggi muka air laut di wilayah pesisir utara Jakarta.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengungkapkan bahwa pasang maksimum diperkirakan akan mencapai puncaknya antara pukul 06.00–12.00 WIB. Beberapa wilayah yang berpotensi terdampak termasuk Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, serta kawasan Kepulauan Seribu.
Isnawa menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat pesisir, mengingat fenomena ini bisa berlangsung beberapa hari berturut-turut dan berisiko menyebabkan genangan atau banjir rob di sejumlah titik.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD DKI Jakarta mengimbau warga untuk menghindari aktivitas di wilayah pesisir yang berpotensi terkena dampak banjir rob, terutama pada saat puncak pasang.
Masyarakat juga diingatkan untuk memastikan sistem drainase di sekitar rumah berfungsi dengan baik guna mencegah terjadinya genangan air.
Untuk memudahkan pemantauan, warga dapat mengakses informasi terkini melalui kanal digital resmi pemerintah, seperti Peringatan Dini Gelombang Pasang di bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut
dan aplikasi JAKI untuk melaporkan genangan.
Selain itu, situs pantaubanjir.jakarta.go.id
menyediakan pembaruan kondisi secara real-time, sementara layanan darurat 112 siap merespons situasi darurat dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pemerintah DKI Jakarta terus mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan persiapan untuk mengurangi dampak dari fenomena alam ini.(nda)



COMMENTS