Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Polisi Ungkap Pemicu Pemukulan Petugas SPBU di Cipinang, Pelaku Ternyata Pakai Pelat Bodong

25 February 2026 | 25 February WIB Last Updated 2026-02-25T04:51:00Z

 


BECKER.BIZ.ID – Polisi akhirnya mengungkap alasan di balik aksi pemukulan yang dilakukan oleh seorang pria berinisial JMH terhadap petugas SPBU di kawasan Cipinang, Jakarta Timur. Kejadian yang sempat terekam kamera CCTV ini dipicu oleh penolakan petugas yang tidak melayani pengisian bahan bakar karena mobil pelaku menggunakan pelat nomor kendaraan palsu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika JMH hendak mengisi bahan bakar jenis Pertalite pada mobil Toyota Vellfire hitam. Namun, setelah dilakukan pengecekan, petugas SPBU menemukan bahwa jenis kendaraan dan nomor polisi yang tertera tidak sesuai. Mobil tersebut diketahui menggunakan pelat bodong, sehingga pengisian BBM tidak dapat dilakukan.

"Petugas SPBU menolak untuk mengisi BBM karena hasil pencocokan barcode kendaraan tidak sesuai dengan nomor polisi, sesuai ketentuan yang berlaku," kata Budi Hermanto, Selasa (24/2/2026).

Penolakan ini membuat pelaku emosi, hingga ia turun dari kendaraan dan melakukan kekerasan terhadap petugas SPBU yang berusaha melerai. Beberapa pegawai SPBU pun menjadi korban pemukulan, termasuk petugas yang bertugas pada saat kejadian. "Pelaku marah besar dan melakukan pemukulan terhadap beberapa pegawai SPBU," tambah Budi.

Setelah kejadian tersebut, petugas yang menjadi korban langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian pada Senin (23/2/2026). Keesokan harinya, tim gabungan Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur dan Unit Reskrim Polsek Pulogadung berhasil menangkap JMH di kawasan Rawalumbu, Bekasi Timur, pada Selasa (24/2) sore. Pelaku kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Budi juga menambahkan bahwa meskipun pelaku sempat mengaku sebagai aparat, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ia bukan anggota kepolisian. "Pelaku bukan anggota kepolisian, melainkan seorang wiraswasta," ungkapnya.

Aksi pemukulan yang terekam CCTV ini menjadi viral setelah beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas bahwa pelaku tidak hanya memukul petugas, tetapi juga mengejar petugas yang berusaha melarikan diri. Kejadian ini memicu kehebohan dan kini tengah ditangani oleh pihak berwajib.(*)

×
Berita Terbaru Update