BECKER.BIZ.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah secara resmi meluncurkan Program Strategis Sektor Pendidikan Tahun 2026 yang menyasar siswa SMA, SMK, dan Sekolah Khusus di seluruh provinsi. Program ini menjadi bukti komitmen Gubernur Agustiar Sabran untuk menghadirkan pendidikan gratis, berkualitas, dan merata hingga ke pelosok daerah.
Peluncuran program dilakukan secara serentak di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, dan diikuti lebih dari 90 ribu peserta secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi momentum bagi Pemprov untuk menegaskan perhatian terhadap dunia pendidikan.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Muhammad Reza Prabowo, menjelaskan bahwa program bantuan ini menargetkan sekitar 60.000 siswa kelas X. Setiap siswa menerima bantuan senilai Rp1.500.000, yang terbagi menjadi dua skema utama: Simpanan Pelajar (Simpel) sebesar Rp500.000 dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) sebesar Rp1.000.000.
Dana Simpel disalurkan langsung ke rekening Bank Kalteng milik siswa untuk kebutuhan belajar sehari-hari, sementara Bosda digunakan untuk pengadaan perlengkapan sekolah, termasuk tas, buku, sepatu, dan seragam. Reza menegaskan, seragam Batik Huma Betang serta pakaian olahraga dibagikan serempak untuk seluruh siswa kelas X di Kalteng.
Pemprov berharap program ini tidak hanya meringankan biaya pendidikan, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.(*)
.jpg)