Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Berbagai Permasalahan Umum Mobil dan Cara Mengatasinya

06 April 2026 | 06 April WIB Last Updated 2026-04-06T09:50:00Z


BECKER.BIZ.ID-Banyak pengguna kendaraan sering menghadapi berbagai pertanyaan terkait performa mobil, mulai dari putaran mesin (RPM), getaran setir, hingga masalah pada sistem pendingin.

 Memahami penyebab dan solusi dari masalah tersebut sangat penting agar kendaraan tetap dalam kondisi optimal dan aman digunakan.

Salah satu pertanyaan yang kerap muncul adalah mengenai hubungan antara kecepatan kendaraan dan putaran mesin. 

Misalnya, pada mobil dengan transmisi manual, putaran mesin mencapai 4.000 RPM saat melaju di kecepatan 120 km/jam. Kondisi ini belum tentu menunjukkan masalah, karena dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kapasitas mesin, ukuran ban, beban kendaraan, jenis bahan bakar, serta oli yang digunakan. 

Oleh karena itu, penting untuk melihat kondisi kendaraan secara menyeluruh sebelum menyimpulkan normal atau tidaknya suatu performa.

Selain itu, beberapa pengguna juga mengeluhkan kondisi mesin yang terasa tidak stabil saat kendaraan melambat hingga berhenti. Pada mobil seperti Toyota Raize, penurunan RPM saat deselerasi hingga angka tertentu masih tergolong wajar.

 Hal ini terjadi karena sistem idle membutuhkan waktu untuk menyesuaikan putaran mesin, terutama setelah pengereman mendadak. Perlu dipahami bahwa kendaraan harian umumnya tidak dirancang untuk respons ekstrem seperti mobil balap.

Permasalahan lain yang cukup sering terjadi adalah kipas radiator yang tidak berfungsi.

 Jika kipas utama mati namun kipas tambahan masih menyala, kendaraan sebenarnya masih dapat digunakan dalam kondisi darurat. Namun, penggunaan dalam kondisi ini sangat tidak disarankan karena berisiko menyebabkan mesin overheat. 

Langkah terbaik adalah segera menghentikan kendaraan dan mencari bantuan teknisi atau menggunakan layanan derek untuk menghindari kerusakan yang lebih serius.

Getaran pada setir saat berkendara di kecepatan tertentu, seperti 90–110 km/jam, juga menjadi keluhan umum. Penyebab utama kondisi ini biasanya adalah roda yang tidak seimbang. 

Untuk mengatasinya, pengemudi disarankan melakukan balancing roda, baik wheel balancing maupun finishing balancing, agar putaran roda kembali stabil dan nyaman saat digunakan.

Selain itu, ada pula masalah bau dari luar yang masuk ke dalam kabin meskipun sistem AC sudah diatur pada sirkulasi udara dalam. Hal ini biasanya disebabkan oleh adanya celah pada bagian tertentu, seperti jalur evaporator, kabel, atau lubang pada bodi kendaraan.

 Solusi yang dapat dilakukan adalah menutup celah tersebut menggunakan karet atau bahan perekat khusus agar udara dari luar tidak masuk ke dalam kabin.

Pada kendaraan dengan transmisi otomatis, penurunan RPM secara tiba-tiba saat berkendara juga sering terjadi. Kondisi ini umumnya berkaitan dengan perpindahan gigi otomatis yang menyesuaikan kecepatan dan beban kendaraan. 

Selama tidak disertai gejala lain dan kendaraan tetap berjalan normal, kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan.

Sementara itu, pada mobil hybrid, penting untuk memahami bahwa terdapat dua jenis baterai, yaitu baterai 12 volt (aki) dan baterai utama hybrid. 

Baterai hybrid memiliki harga yang relatif tinggi, namun umur pakainya cukup panjang. Dengan perawatan yang baik, terutama menjaga suhu baterai agar tidak terlalu panas, masa pakainya dapat lebih optimal.

Sebagai penutup, apabila kendaraan mengalami masalah serius seperti overheat atau gangguan pada komponen penting, sebaiknya tidak memaksakan penggunaan kendaraan. 

Menghentikan kendaraan dan memanggil teknisi atau layanan derek merupakan langkah yang lebih aman dan dapat mencegah kerusakan yang lebih besar.

Dengan memahami berbagai permasalahan umum ini, pemilik kendaraan dapat lebih bijak dalam merawat mobil serta mengambil keputusan yang tepat saat terjadi kendala di jalan.(*)


×
Berita Terbaru Update