Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kemnaker Tuntaskan Program Magang Nasional Tahap Pertama, Lebih dari 16 Ribu Peserta Terlibat

25 April 2026 | 25 April WIB Last Updated 2026-04-25T02:40:00Z

 


BECKER.BIZ.ID — Kementerian Ketenagakerjaan resmi mengakhiri pelaksanaan Program Pemagangan Nasional Batch I yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga April 2026. Sebanyak 16.112 peserta tercatat mengikuti program ini hingga selesai.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa program pemagangan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengalaman kerja langsung, tetapi juga membentuk kesiapan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Ia menyoroti bahwa pengalaman kerja tanpa pengakuan formal kerap menjadi kendala bagi pencari kerja. Untuk itu, Kemnaker menyediakan fasilitas sertifikasi kompetensi melalui balai pelatihan serta Lembaga Sertifikasi Profesi yang bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

“Peserta memiliki kesempatan mendapatkan sertifikat kompetensi tanpa biaya, sehingga kemampuan yang dimiliki diakui secara resmi oleh dunia industri,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (24/4/2026).

Dalam pelaksanaannya, sejumlah perusahaan dinilai telah menerapkan sistem pemagangan yang baik, seperti memberikan proyek kerja nyata, melakukan evaluasi berkala, serta menyediakan pendampingan bagi peserta. Model kerja sama ini akan terus dikembangkan untuk memperluas peluang kerja bagi lulusan program.

Ke depan, Kemnaker tidak hanya menargetkan pengalaman kerja bagi peserta, tetapi juga memastikan adanya sertifikasi serta peningkatan peluang penyerapan tenaga kerja oleh industri.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem ketenagakerjaan, Kemnaker juga mengembangkan platform digital SiapKerja, termasuk fitur KarirHub yang menyediakan informasi lowongan kerja dari berbagai sektor. Platform ini dirancang agar akses terhadap peluang kerja semakin mudah dan terintegrasi.

Selain itu, hasil evaluasi program menunjukkan perlunya pemerataan pelaksanaan pemagangan agar tidak terfokus di Pulau Jawa saja. Pemerintah juga mendorong agar program ini dapat diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang pendidikan.

Di akhir kegiatan, Yassierli menyampaikan apresiasi kepada perusahaan mitra dan para mentor yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program tersebut. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dapat terus diperkuat guna menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing.(*)

×
Berita Terbaru Update