BECKER.BIZ.ID — Perselisihan antara selebgram Julia Prastini alias Jule dan mantan suaminya, Na Daehoon, kembali mencuat ke publik. Kali ini, Daehoon menyuarakan kekesalannya terhadap kekasih Jule, Safrie Ramadhan, yang dianggapnya telah memperburuk situasi dengan tindakan yang memicu emosi.
Masalah ini bermula ketika Safrie mengunggah foto bersama anak-anak Daehoon dan Jule di media sosial. Dalam unggahan tersebut, Safrie menambahkan keterangan yang dianggap provokatif, “keliatan kan lebih happy sama siapa sumpah jokes.” Caption tersebut langsung mendapat reaksi keras dari Daehoon, yang merasa bahwa tindakan tersebut tidak sensitif terhadap kondisi emosional anak-anak mereka.
Reaksi Keras dari Daehoon
Melalui akun Instagram Story-nya (@daehoon_na), Daehoon membagikan tangkapan layar unggahan tersebut sambil menyampaikan pernyataan bernada emosional. Dalam keterangannya, Daehoon menegaskan bahwa ia sudah cukup menahan perasaan dan merasa tidak bisa diam lagi. Ia juga menyatakan bahwa selama ini ia tidak pernah menjelek-jelekkan nama Jule di publik, meskipun hubungan mereka telah berakhir.
“Jujur, aku sudah menahan sampai tahap ini. Aku TIDAK PERNAH menjelekkan namamu @juliaprt7,” tulisnya di Instagram Story.
Daehoon kemudian melanjutkan untuk menegur sikap Jule dan Safrie yang dianggapnya tidak peka terhadap dampak emosional yang dialami anak-anak mereka pasca perceraian. Daehoon merasa bahwa tindakan Safrie dan Jule sangat tidak empatik, terutama karena melibatkan anak-anak yang masih kecil.
“Apakah tidak ada rasa bersalah sedikit pun? Menghancurkan rumah tangga dengan 3 anak kecil di dalamnya? Apakah menurut kalian menghancurkan hidup 3 anak itu bisa disebut sebagai bercanda?” tulis Daehoon, dengan nada yang penuh amarah.
Teguran Keras dan Ancaman Tindakan Lebih Lanjut
Daehoon juga menyampaikan dengan tegas bahwa ia tidak ingin nama dan kehidupan anak-anaknya lagi disangkutpautkan dalam hubungan Jule dan Safrie. Ia bahkan mengancam akan mengambil langkah yang lebih serius jika situasi ini terus berlanjut.
“Jangan ganggu aku dan anak-anak lagi. Kalau masih diteruskan, aku akan bongkar semuanya,” tegasnya.
Teguran ini menjadi bagian dari rangkaian ketegangan yang semakin memanas antara kedua pihak, dan kini semakin menjadi perhatian publik. Banyak pihak yang turut menyoroti ketidakpekaan yang ditunjukkan oleh pihak Jule dan Safrie dalam mengelola dampak perceraian terhadap anak-anak mereka.
Dampak Sosial dan Keluarga yang Terlibat
Perselisihan ini tidak hanya mempengaruhi hubungan antara Jule dan Daehoon, tetapi juga melibatkan ketiga anak mereka yang harus merasakan dampak emosional dari kekisruhan ini. Beberapa pihak mengingatkan pentingnya sensitivitas dalam menangani masalah keluarga, terutama ketika melibatkan anak-anak yang tidak sepenuhnya memahami dinamika perceraian orang tua mereka.
Kasus ini kini menjadi sorotan publik, dengan banyak yang menilai bahwa apapun masalah pribadi yang ada antara kedua belah pihak, prioritas utama seharusnya adalah menjaga kesejahteraan anak-anak, yang sering kali menjadi korban dari konflik orang tua mereka.(*)
