Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mengambil Gap Year Sebelum Kuliah, Keuntungan dan Risiko yang Perlu Dipertimbangkan

19 April 2026 | 19 April WIB Last Updated 2026-04-19T02:28:00Z

 


BECKER.BIZ.ID-Gap year adalah kondisi ketika seseorang (biasanya lulusan SMA/SMK) menunda melanjutkan ke perguruan tinggi selama satu periode waktu tertentu untuk melakukan aktivitas lain, seperti bekerja, mengikuti pelatihan, atau mempersiapkan diri kembali masuk kuliah.

Kondisi tersebut merupakan keadaan ketika seseorang memberikan jeda waktu bagi dirinya sendiri sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan perguruan tinggi. 

Secara sederhana, lulusan SMA atau SMK memilih untuk tidak langsung melanjutkan studi ke perguruan tinggi karena berbagai alasan, seperti faktor ekonomi atau tidak diterima di perguruan tinggi yang diinginkan. Akibatnya, mereka memutuskan untuk mencoba kembali pada tahun berikutnya.

Keputusan ini memiliki dampak positif dan negatif. Bagi individu yang memilih untuk mengambil jeda sebelum melanjutkan pendidikan, keputusan tersebut perlu dipertimbangkan secara matang agar tepat sasaran. 

Pembahasan ini bertujuan untuk menjelaskan berbagai dampak positif dan negatif sebagai bahan pertimbangan sebelum memutuskan untuk mengambil jeda atau langsung melanjutkan pendidikan.

Kelebihan Mengambil Jeda Sebelum Kuliah

1. Dapat menambah pengalaman kerja.

Waktu satu tahun yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk bekerja atau mengikuti berbagai kegiatan produktif.

 Pengalaman kerja tersebut dapat dicantumkan dalam curriculum vitae (CV) dan menjadi nilai tambah dibandingkan dengan mahasiswa yang belum memiliki pengalaman kerja.

2. Dapat meningkatkan kemandirian finansial. 

Melalui pekerjaan, seseorang akan memperoleh penghasilan sendiri. 

Hal ini dapat melatih kemampuan dalam mengelola keuangan serta meningkatkan apresiasi terhadap nilai uang karena diperoleh dari hasil kerja sendiri.

3. Dapat mengembangkan keterampilan. 

Masa jeda dapat dimanfaatkan untuk mengikuti kursus atau pelatihan guna meningkatkan kemampuan, baik keterampilan teknis (hard skill) maupun keterampilan nonteknis (soft skill). 

Dengan demikian, individu memiliki kesempatan untuk memperluas kompetensi yang dimiliki.

4. Membantu dalam mempersiapkan pemilihan program studi secara lebih matang. Banyak lulusan pendidikan menengah yang terburu-buru dalam memilih program studi. Dengan adanya waktu jeda, seseorang dapat lebih memahami minat dan bakatnya sehingga dapat menentukan program studi yang sesuai dengan potensi diri.

Kekurangan Mengambil Jeda Sebelum Kuliah

1. Tertinggal satu angkatan dengan teman sebaya. 

Hal ini menyebabkan seseorang secara akademik berada di bawah angkatan teman-temannya. 

Namun demikian, dalam dunia perkuliahan, perbedaan angkatan tidak selalu menjadi hal yang signifikan karena masa studi setiap individu dapat berbeda-beda.

2. Adanya tekanan dari lingkungan sosial. 

Seseorang yang mengambil jeda sering kali menghadapi pandangan negatif dari keluarga, teman, atau masyarakat, seperti dianggap tidak produktif. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan mental untuk menghadapi stigma tersebut.

3. Terdapat risiko kurang produktif apabila waktu jeda tidak dimanfaatkan dengan baik.

 Apabila masa jeda hanya diisi dengan kegiatan yang tidak bermanfaat, maka waktu tersebut akan menjadi sia-sia.

Namun demikian, apabila masa jeda dimanfaatkan secara optimal untuk belajar, bekerja, atau mengembangkan diri, maka hal tersebut dapat menjadi nilai tambah yang signifikan. 

Pengalaman yang diperoleh dapat mendukung proses perkuliahan maupun dunia kerja di masa mendatang.

Pada akhirnya, keputusan untuk mengambil jeda sebelum kuliah merupakan pilihan masing-masing individu. 

Tidak terdapat pilihan yang sepenuhnya benar atau salah. 

Hal yang paling penting adalah bagaimana individu tersebut memanfaatkan waktu secara produktif agar memberikan manfaat bagi perkembangan dirinya.(*)

×
Berita Terbaru Update