BECKER.BIZ.ID-Kalimantan Tengah semakin menegaskan pentingnya penguatan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berbasis pada nilai kearifan lokal dan keharmonisan sosial.
Gubernur H. Agustiar Sabran, dalam acara Dharma Shanti Nyepi dan HUT Integrasi ke-46 Kaharingan-Hindu, mengungkapkan bahwa tema "Satu Bumi, Satu Keluarga" bukan sekadar slogan, melainkan sebuah strategi untuk mewujudkan pembangunan yang menyeluruh dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya persatuan dalam keberagaman sebagai landasan untuk mendorong kemajuan ekonomi daerah, yang didukung oleh masyarakat yang memiliki karakter dan integritas.
“Pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan karakter masyarakat,” ujar Gubernur. Ia juga mengingatkan agar pembangunan daerah senantiasa memperhatikan kelestarian lingkungan, mengingat sumber daya alam Kalimantan Tengah sangat vital untuk keberlanjutan generasi mendatang. "Satu Keluarga" dalam konteks ini adalah penguatan kohesi sosial yang diperlukan untuk menjaga stabilitas daerah dalam menghadapi berbagai tantangan.
Selain itu, Gubernur Agustiar juga mengajak umat beragama di Kalimantan Tengah untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya dalam sektor ekonomi, sosial, dan budaya.
Ia menekankan bahwa peran agama, termasuk Hindu Kaharingan, sangat penting dalam membentuk masyarakat yang berdaya saing dan berintegritas.(*)
