BECKER.BIZ.ID-Pengecekan sebelum berangkat sangat penting untuk dilakukan agar tidak terjadi kendala di perjalanan, termasuk memastikan ketersediaan segitiga darurat (emergency triangle).
Peralatan tersebut wajib dibawa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Saat terjadi kemacetan, sebaiknya tetap menikmati perjalanan dan kebersamaan bersama keluarga di dalam kendaraan.
Untuk perawatan kendaraan yang tepat, disarankan melakukan pemeriksaan di bengkel yang terpercaya.
Proses pelayanan yang cepat, tepat, dan lengkap dengan harga yang kompetitif menjadi pertimbangan penting dalam memilih tempat perawatan kendaraan.
Dengan perawatan yang baik, kendaraan dapat digunakan secara lebih aman dan nyaman.
Pembahasan ini kembali mengangkat topik persiapan kendaraan untuk perjalanan mudik yang secara rutin disampaikan setiap tahun karena memiliki urgensi yang sama dari waktu ke waktu.
Bagi pengguna yang baru pertama kali menggunakan mobil pribadi, hal tersebut merupakan pencapaian tersendiri.
Perjalanan dapat dinikmati dengan segala kondisi, termasuk kemacetan dan kelelahan selama perjalanan jauh.
Hal Wajib Sebelum Perjalanan Jauh
1. pastikan kondisi mesin kendaraan berada dalam keadaan optimal
Sebelum melakukan perjalanan, pastikan kondisi mesin kendaraan berada dalam keadaan optimal. Lakukan pemeriksaan dan penggantian pada filter udara, filter kabin, filter bahan bakar, serta filter solar.
Selain itu, penggantian oli mesin juga disarankan sebelum perjalanan jauh karena kendaraan akan bekerja lebih berat dari biasanya.
2. Periksa seluruh cairan kendaraan.
Seperti minyak rem, minyak power steering (apabila masih digunakan), serta air wiper yang sebaiknya diisi menggunakan air bersih. Pastikan cairan pendingin (coolant) juga diperiksa, dan apabila telah digunakan lebih dari dua tahun, disarankan untuk diganti serta dilakukan pengurasan. Selain itu, tutup radiator juga perlu diperiksa guna mencegah terjadinya overheat.
3. Kondisi kipas tambahan (extra fan)
Perlu diperiksa untuk memastikan kinerjanya optimal. Sistem pendingin udara (AC) juga harus dicek, termasuk oli kompresor dan freon. Kondensor AC sebaiknya dibersihkan agar sistem pendinginan tetap bekerja secara maksimal.
4. Lakukan pemeriksaan pada ban
Sistem pengereman, serta komponen kaki-kaki kendaraan. Apabila terdapat bunyi atau keausan, sebaiknya segera dilakukan penggantian. Periksa ketebalan kampas rem serta kondisi cakram. Tekanan angin ban harus disesuaikan dengan standar, termasuk ban cadangan.
Selain itu, perlengkapan seperti alat pengganti ban dan sarung tangan sebaiknya selalu tersedia di dalam kendaraan.
6. Siapkan juga air cadangan untuk keadaan darurat serta perlengkapan kebersihan seperti sabun.
Perlengkapan darurat seperti segitiga pengaman wajib tersedia sesuai ketentuan. Selain itu, peralatan seperti kunci-kunci, tang lancip, tang buaya, serta senter juga perlu disiapkan di dalam kendaraan.
7. Bagian interior kendaraan sebaiknya dibersihkan dan dilengkapi dengan tempat sampah agar penumpang tidak membuang sampah sembarangan.
Kondisi kaca film juga perlu diperiksa apakah masih layak digunakan atau perlu diganti. Pastikan seluruh sistem penerangan kendaraan, seperti lampu jauh, lampu dekat, lampu senja, dan lampu rem, berfungsi dengan baik.
8. Apabila kendaraan memiliki asuransi, pastikan statusnya masih aktif.
Hindari membawa beban berlebihan selama perjalanan. Saat ini, penumpang anak-anak dapat tetap terhibur dengan perangkat telepon genggam atau sistem audio kendaraan.
Pada akhirnya, pengecekan sebelum keberangkatan merupakan hal yang sangat penting untuk menghindari terjadinya gangguan selama perjalanan. Jangan sampai terjadi kendala yang dapat menghambat perjalanan.
Demikian penjelasan kali ini. (*)
