BECKER.BIZ.ID-Saat ini, membuka usaha sendiri menjadi tren bagi banyak orang, baik yang berpendidikan tinggi maupun yang hanya berpendidikan SMP.
Selain karena semakin sulitnya mencari pekerjaan, memiliki usaha sendiri juga tidak memerlukan modal yang besar.
Bagi Anda yang ingin mendirikan usaha sendiri, bisnis telur ayam bisa menjadi alternatif yang tepat.
Bisnis telur ayam juga tidak terlalu sulit dijalankan.
Selain tidak memerlukan banyak modal dan ruang, keuntungannya juga cukup besar.
Bisnis ini sangat cocok bagi pemula karena merupakan jenis usaha yang akan selalu memiliki pembeli selama konsumen terus mengkonsumsinya.
Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa setiap bisnis memiliki risiko kegagalan, tidak terkecuali bisnis telur ayam. Oleh karena itu, sebelum Anda menjalani bisnis telur ayam, sebaiknya mempelajari terlebih dahulu hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam memulai usaha ini.
Melalui artikel kali ini, berikut adalah cara memulai bisnis telur ayam yang dapat menjanjikan keuntungan.
Cara memulai bisnis Telur Ayam dengan Modal Kecil
1. Tentukan jenis telur ayam yang akan dijual.
Sebelum memulai bisnis telur ayam, sebaiknya Anda terlebih dahulu mengetahui jenis telur yang paling diminati di daerah tempat Anda berjualan.
Telur yang dimaksud di sini adalah telur ayam kampung atau telur ayam ras. Secara umum, telur ayam kampung lebih disukai oleh konsumen karena meskipun ukurannya lebih kecil, rasanya lebih enak dibandingkan dengan telur ayam jenis lainnya.
Namun, harga telur ayam kampung yang lebih mahal dan sulit didapatkan dalam jumlah besar membuatnya tidak cocok untuk dijadikan jualan utama.
Sebaiknya, Anda memulai dengan menjual telur ayam ras, karena harga jualnya lebih terjangkau dan lebih mudah diperoleh. Menurut sumber yang terpercaya, saat ini telur ayam ras memenuhi sekitar 60% kebutuhan telur nasional.
Namun, Anda juga bisa menyediakan telur jenis lain sebagai pelengkap, seperti telur ayam kampung, telur puyuh, dan telur bebek, karena pasti ada konsumen yang membutuhkan telur-telur tersebut.
2. Carilah agen atau pemasok telur yang besar dan terpercaya.
Setelah menentukan jenis telur ayam yang akan dijual, langkah berikutnya adalah mencari agen penyedia telur yang sudah besar dan berpengalaman, serta memberikan harga yang kompetitif dan terpercaya.
Pertimbangkan juga jarak antara lokasi agen dan tempat usaha Anda. Sebaiknya pilih agen yang lokasi pengirimannya dekat dengan tempat usaha Anda untuk memudahkan mobilitas.
Jika perlu, carilah agen yang bersedia mengantarkan telur langsung ke tempat usaha Anda, sehingga Anda tidak perlu repot-repot mengambilnya sendiri.
Akan lebih baik lagi jika agen bekerja sama langsung dengan peternak, sehingga Anda bisa mendapatkan harga yang lebih murah dan telur yang diterima tetap segar.
Ke depannya, jika bisnis telur ayam Anda semakin berkembang, Anda bisa mulai menjalin kerja sama langsung dengan peternak telur untuk mendapatkan harga yang lebih murah dibandingkan dengan membeli dari agen.
3. Tentukan cara jualan bisnis telur ayam.
Mengingat banyak orang yang telah menjalankan bisnis telur ayam, Anda perlu memiliki strategi pemasaran yang efektif dan berbeda agar jualan telur Anda dapat bersaing dengan pedagang yang sudah lebih dulu berbisnis.
Bisnis Anda harus memiliki metode dan strategi tersendiri dalam memasarkan telur ke konsumen.
Cara jualan ini akan sangat memengaruhi manajemen dan kelangsungan bisnis telur ayam Anda. Telur ayam bisa dijual dengan berbagai cara. Pertama, Anda bisa menyewa lapak di pasar atau membuka toko sendiri untuk menjual telur ayam.
Jika membuka toko, pastikan memilih lokasi yang ramai seperti di pinggir jalan agar potensi konsumen lebih besar.
Kedua, Anda juga bisa menitipkan telur ayam ke warung-warung di sekitar tempat tinggal Anda. Hal ini dapat memperluas jaringan bisnis Anda karena warung-warung kecil juga memiliki pelanggan tetap yang bisa menjadi konsumen Anda.
4. Pilihlah lokasi usaha yang strategis.
Pada setiap jenis usaha, lokasi adalah faktor yang sangat penting untuk dipertimbangkan, termasuk untuk bisnis telur ayam. Usahakan memilih tempat usaha yang strategis dan mudah dijangkau.
Pilih lokasi yang dekat dengan tempat tinggal konsumen telur ayam, seperti di area pemukiman, kompleks perumahan, rumah makan, pasar, produsen kue, atau camilan rumahan, industri makanan, atau jalan protokol.
Jika lokasi usaha Anda salah pilih, hal ini akan memengaruhi kelangsungan bisnis. Meskipun harus menyewa tempat yang sedikit lebih mahal, hal tersebut tidak menjadi masalah karena jumlah konsumen yang datang juga pasti lebih banyak.
5. Perhatikan kualitas telur yang akan dijual.
Menyediakan produk yang berkualitas adalah kewajiban setiap penjual.
Oleh karena itu, meskipun Anda telah bekerja sama dengan agen terpercaya yang menyediakan telur berkualitas baik, Anda tetap harus memeriksa kondisi telur saat sudah sampai di tempat usaha.
Pastikan telur dalam keadaan baik, dengan cangkang utuh, tidak terkena kotoran, tidak berbau busuk, dan tidak berbunyi saat diguncang.
Telur yang dijual dengan kualitas baik akan memengaruhi kepuasan pelanggan. Jika telur yang Anda tawarkan selalu berkualitas baik, peluang pembeli untuk datang kembali bahkan menjadi pelanggan setia semakin besar.
Sebagai pemula, Anda harus mempelajari dan mengenali telur yang berkualitas baik dan yang sudah tidak layak konsumsi.
6. Tentukan harga jual yang kompetitif dan sesuai dengan pasar.
Dalam dunia jual-beli, konsumen cenderung memilih tempat yang menawarkan harga paling murah dengan kualitas baik. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk selalu menjaga mutu produk dan menentukan harga jual yang kompetitif.
Mengingat prospek bisnis telur ayam yang cukup bagus, banyak pelaku usaha yang semakin tertarik, dan persaingannya pun semakin ketat.
Oleh karena itu, Anda sebaiknya tidak memasang harga jual yang terlalu tinggi, tetapi juga tidak terlalu rendah. Anda bisa menyesuaikan dengan harga pasar, tetapi jangan lupa untuk menghitung biaya lainnya agar usaha Anda tidak merugi.
Prinsipnya, meskipun untung yang didapatkan kecil, yang penting adalah perputaran modal tetap lancar sehingga bisnis tetap berjalan.
7. Miliki moda transportasi dan layanan pengantaran untuk memudahkan.
Dalam menjalankan berbagai keperluan bisnis, akan lebih baik jika Anda memiliki alat transportasi sendiri.
Selain digunakan untuk mengambil telur dari pemasok atau peternak, Anda juga bisa menawarkan layanan pesan antar. Dengan adanya transportasi ini, konsumen dapat memesan telur yang kemudian akan diantar langsung ke tempat mereka.
Layanan ini juga dapat dijadikan bentuk promosi bagi bisnis jualan telur Anda.
Berikut ini adalah analisa usaha agen telur untuk pemula
Perhitungan ini hanyalah perkiraan. Harga telur di tingkat agen atau distributor dan harga jual telur per kilogram dapat berbeda di setiap daerah.
Namun, dengan analisa ini, diharapkan dapat memberikan gambaran bagi Anda yang ingin memulai usaha telur dengan modal kecil.
Bahkan, Anda bisa memulai usaha ini dengan satu peti terlebih dahulu, berbeda dengan contoh yang dijelaskan sebelumnya.
Demikianlah cara memulai bisnis telur ayam yang dapat Anda lakukan agar usaha berjalan dengan baik dan lancar.
Yang terpenting adalah selalu mempertahankan kualitas dan harga yang kompetitif untuk memperoleh pelanggan sebanyak-banyaknya. Semangat mencoba dan semoga sukses.(*)
