![]() |
| Usai pelantikan, dilaksanak foto bersama,di Aula Pertemuan Josrizal Zain, Balaikota Payakumbuh, Kamis (11/06/2026). |
PAYAKUMBUH , Becker.Biz.Id - Pemerintah Kota Payakumbuh kembali melakukan penyegaran organisasi melalui pelaksanaan mutasi, rotasi, dan promosi jabatan sebagai bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional, adaptif, serta semakin berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi Pejabat Administrator dan Pejabat Fungsional tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Payakumbuh di Aula Pertemuan Josrizal Zain, Balai Kota Payakumbuh, Kamis (11/06/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, unsur pimpinan perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.
Dalam pelantikan kali ini, dr. Efriza Naldi kembali mendapatkan kepercayaan untuk memimpin RSUD dr. Adnaan WD sebagai direktur. Sementara posisi Camat Payakumbuh Utara kini resmi dijabat oleh Arini Nesa Putri.
Selain itu, sejumlah pejabat lain juga menerima amanah baru di berbagai perangkat daerah. Di antaranya Denitral yang dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, Asmarini sebagai Kepala Bidang Kebudayaan, Ns. Novera Akmal sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan dan Humas RSUD dr. Adnaan WD, serta Tutierlina yang mengemban tugas sebagai Sekretaris BPBD.
Pelantikan juga mencakup pengisian posisi strategis lainnya seperti Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD yang dijabat Rudi Arnel, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial oleh Desi Muthia, serta Kepala Bidang Perpustakaan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang dipercayakan kepada Revisa Gusti Ayu. Selain itu, Bismikal dan Walid Afebri Ramos turut diambil sumpah sebagai pejabat fungsional.
Dalam arahannya, Wali Kota menyampaikan bahwa penguatan struktur organisasi ini menjadi bagian dari strategi percepatan pembangunan sekaligus peningkatan mutu layanan publik. Menurutnya, penempatan pejabat dilakukan melalui pertimbangan kompetensi, rekam kinerja, dan integritas.
Ia menegaskan bahwa setiap ASN perlu ditempatkan sesuai kemampuan dan bidang keahlian agar roda pemerintahan dapat berjalan lebih efektif serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa proses pelantikan telah menerapkan pendekatan Manajemen Talenta yang mendapat persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sistem tersebut diharapkan menciptakan pola pengembangan karier ASN yang lebih objektif, terbuka, dan berbasis merit.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Wali Kota juga meminta agar segera melakukan penyelarasan target kerja dengan pimpinan dan tim di unit masing-masing sehingga program kerja dapat segera dijalankan secara terukur dan berdampak nyata.
Ia mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi integritas, termasuk menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan publik.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh menyebut seluruh tahapan pelantikan telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan mekanisme kepegawaian yang berlaku. Ia juga meminta seluruh pejabat yang mendapat penugasan baru segera melaksanakan serah terima jabatan dan mempercepat realisasi program, mengingat pelaksanaan anggaran dan target pembangunan telah memasuki pertengahan tahun. (*/dyl )
