Pariaman ,Becker.Biz.Id — Ketersediaan data yang akurat, lengkap, terbaru, dan berkualitas menjadi salah satu dasar penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pariaman, Yota Balad saat memimpin apel siaga sekaligus pelepasan petugas Pendataan Sensus Ekonomi (SE) 2026 tingkat Kota Pariaman, yang berlangsung di halaman Balai Kota Pariaman, Senin (15/6/2026).
Kegiatan pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pariaman kepada Wali Kota, serta pemasangan tanda pengenal kepada perwakilan petugas SE 2026.
Dalam sambutannya, Yota Balad menyebut Sensus Ekonomi 2026 merupakan program nasional yang memiliki peran strategis. Data yang diperoleh nantinya akan menjadi bahan penting bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan dan arah pembangunan ekonomi, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada kualitas data yang digunakan sebagai dasar perencanaan. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, BPS, serta masyarakat sangat diperlukan agar pelaksanaan SE 2026 berjalan maksimal.
Ia juga mengimbau seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Jadikan Sensus Ekonomi 2026 sebagai bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan Kota Pariaman yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Pariaman, Riqadli menjelaskan bahwa pelaksanaan SE 2026 berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Sebanyak 81 petugas diterjunkan untuk melakukan pendataan di empat kecamatan yang ada di Kota Pariaman.
Pendataan kali ini mencakup seluruh kegiatan usaha dan sektor ekonomi, kecuali sektor pertanian.
Riqadli mengingatkan masyarakat agar menerima kedatangan petugas dengan baik. Petugas resmi SE 2026 dilengkapi atribut berupa rompi Sensus Ekonomi, kartu identitas atau name tag dengan foto dan QR Code, serta surat tugas resmi.
Ia berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Pariaman dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas serta dapat dipertanggungjawabkan sebagai bahan pembangunan daerah ke depan. (*/dyl )
