![]() |
| Wali Kota Padang, Fadly Amran menghadiri kegiatan Gema Hijrah Minangkabau yang digelar Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat melalui UPTD Taman Budaya,Sabtu (13/6/2026). |
Padang, Bekcer.Biz.Id — Wali Kota Padang, Fadly Amran menghadiri kegiatan Gema Hijrah Minangkabau yang digelar Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat melalui UPTD Taman Budaya, di lapangan sebelah Kantor Camat Pauh, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan yang mengusung nuansa budaya dan religi tersebut berlangsung semarak dengan menghadirkan berbagai rangkaian acara yang melibatkan masyarakat. Pelaksanaan Gema Hijrah Minangkabau ini turut didukung melalui dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Iqra Chissa Putra.
Beragam penampilan menarik disuguhkan dalam acara tersebut, mulai dari pawai budaya yang menampilkan kekayaan tradisi Minangkabau, pertunjukan seni, hingga kegiatan keagamaan berupa tabligh akbar yang disampaikan oleh Syafwan Diran.
Tidak hanya itu, masyarakat yang hadir juga mendapatkan hiburan dari penampilan penyanyi religi nasional Haddad Alwi serta Khairat KDI yang semakin menambah semarak suasana kegiatan.
Gema Hijrah Minangkabau menjadi salah satu upaya dalam memperkuat nilai budaya dan keagamaan di tengah masyarakat, sekaligus menjadi ruang untuk melestarikan warisan budaya Minangkabau melalui kegiatan yang positif dan inspiratif.
Kehadiran Wali Kota Padang Fadly Amran dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai program yang mengangkat potensi budaya serta memperkuat nilai-nilai religius masyarakat Kota Padang.
Gema Hijrah Minangkabau diisi dengan sejumlah kegiatan, mulai dari pawai budaya yang menampilkan kekayaan tradisi Minangkabau, pertunjukan seni, hingga tabligh akbar yang menghadirkan penceramah Syafwan Diran.
Suasana semakin semarak dengan penampilan penyanyi religi nasional Haddad Alwi serta Khairat KDI yang turut menghibur masyarakat yang hadir.
Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat nilai-nilai budaya dan keagamaan, sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat dengan pemerintah melalui kegiatan yang mengangkat kearifan lokal Minangkabau.(*/dyl )
