-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Antisipasi Musim Hujan, Pemdes Ketangkuhan Gotong Royong Bersihkan Lingkungan dan Benahi Kantor Desa

28 July 2026 | 28 July WIB Last Updated 2026-07-27T23:08:52Z

 

Pemerintah Desa Ketangkuhan, Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil, menggelar gotong royong massal bersama masyarakat, Senin (27/7/2026)

Aceh Singkil, Becker.Biz.Id- Memasuki musim penghujan, Pemerintah Desa Ketangkuhan, Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil, menggelar gotong royong massal bersama masyarakat, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir akibat saluran drainase yang tersumbat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun desa.

Memasuki musim penghujan, Pemerintah Desa (Pemdes) Ketangkuhan, Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil, melaksanakan gotong royong massal bersama masyarakat di lingkungan Kantor Desa, Senin (27/7/2026).


Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Desa Ketangkuhan, Rusliadi Cibro, itu melibatkan perangkat desa, masyarakat, serta berbagai unsur lainnya. Fokus kegiatan meliputi pembersihan halaman kantor desa, ruang pelayanan, saluran drainase, parit, hingga ruas jalan utama di sekitar balai desa.


Selain membersihkan lingkungan, peserta juga melakukan penataan fasilitas kantor, seperti pengecatan beberapa bagian bangunan, perbaikan inventaris, serta penataan ruang pelayanan guna meningkatkan kenyamanan masyarakat saat mengurus administrasi.


Kepala Desa Ketangkuhan, Rusliadi Cibro, mengatakan gotong royong kali ini memiliki tujuan yang lebih penting, yakni mengantisipasi dampak musim hujan yang berpotensi menyebabkan saluran air tersumbat dan memicu genangan maupun banjir.


"Memasuki musim penghujan, kami mengajak seluruh masyarakat bergotong royong membersihkan lingkungan, terutama drainase dan parit, agar aliran air tetap lancar sehingga dapat meminimalkan risiko genangan dan banjir di desa," ujar Rusliadi.


Menurutnya, gotong royong tidak hanya menjadi kegiatan menjaga kebersihan, tetapi juga merupakan wujud kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman.


Ia menegaskan budaya gotong royong merupakan warisan leluhur yang harus terus dipertahankan karena menjadi modal sosial penting dalam mendukung pembangunan desa.


"Melalui gotong royong, kita saling bahu-membahu dalam setiap kegiatan kemasyarakatan, mulai dari merawat jalan desa, menjaga fasilitas umum, hingga menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat," katanya.


Rusliadi juga mengajak masyarakat agar tidak hanya menjaga kebersihan saat kerja bakti berlangsung, tetapi menjadikannya sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.


"Semoga semangat gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan kepedulian bersama, kita bisa mewujudkan Desa Ketangkuhan yang lebih bersih, nyaman, maju, dan siap menghadapi berbagai tantangan, termasuk musim penghujan," tutupnya.


Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Ketangkuhan berharap partisipasi masyarakat terus meningkat dalam mendukung pembangunan desa. Kolaborasi antara pemerintah desa dan warga dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, pelayanan publik yang optimal, serta pembangunan desa yang berkelanjutan. (lim)

×
Berita Terbaru Update