Pariaman, Becker.Biz.Id — Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman akan menerima bantuan satu unit excavator mini dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui skema Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Tahun 2026.
Kepastian bantuan tersebut diperoleh saat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional KKP yang digelar di Jakarta pada 2–3 Juli 2026.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Marlina Sepa, SP, M.Si., Kamis (9/7/2026), mengatakan excavator mini itu akan dimanfaatkan untuk mendukung pemulihan lahan pertanian yang terdampak banjir, terutama dalam membersihkan endapan sedimen yang masih menutupi areal persawahan milik petani.
Menurutnya, banjir yang terjadi beberapa waktu lalu tidak hanya merusak lahan pertanian dan sarana pendukungnya, tetapi juga meninggalkan material berupa pasir, tanah, dan bebatuan yang menghambat aktivitas bercocok tanam.
"Keberadaan excavator mini ini akan sangat membantu kelompok tani dalam membersihkan sedimen yang menutupi sawah sehingga lahan dapat kembali diolah. Alat ini juga bisa dimanfaatkan untuk membuka lahan pertanian baru," ujar Marlina.
Ia menambahkan, bantuan alat berat tersebut diharapkan mampu mempercepat proses rehabilitasi lahan pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kota Pariaman.
Selain untuk penanganan pascabanjir, excavator mini juga dinilai memiliki berbagai fungsi lain yang dapat menunjang pengelolaan lahan pertanian secara lebih efektif dan efisien.
Saat ini, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman masih menunggu jadwal pengiriman alat dari KKP. Pihaknya terus berkoordinasi dengan kementerian agar bantuan tersebut segera dapat dimanfaatkan oleh para petani. (*/Dyl )
