Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hadiri Rakernas APEKSI XVIII, Wali Kota Zulmaeta Perkuat Komitmen Wujudkan Payakumbuh sebagai Kota Tangguh

03 July 2026 | 03 July WIB Last Updated 2026-07-03T09:02:00Z


Walikota Payakumbuh, Zulmaeta, menghadiri Dialog Kota Tangguh yang menjadi salah satu agenda strategis dalam Rakernas XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 di Kota Medan, Rabu (1/7/2026).


Medan, Becker.Biz.Id — Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menghadiri Dialog Kota Tangguh yang menjadi salah satu agenda utama dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 di Kota Medan, Rabu (1/7/2026).

Forum tersebut diikuti kepala daerah dari berbagai kota di Indonesia sebagai wadah untuk bertukar pengalaman dan merumuskan strategi menghadapi berbagai tantangan pembangunan perkotaan, mulai dari perubahan iklim, penanggulangan bencana, ketahanan pangan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

Di sela kegiatan, Zulmaeta mengatakan keikutsertaan Pemerintah Kota Payakumbuh dalam Rakernas APEKSI menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring kerja sama sekaligus mempelajari berbagai praktik terbaik yang telah diterapkan di daerah lain.

"Melalui Dialog Kota Tangguh ini, kami mendapatkan banyak wawasan dan pengalaman yang dapat menjadi referensi dalam membangun Payakumbuh sebagai kota yang adaptif, tangguh, dan berkelanjutan. Berbagai inovasi yang dibahas akan menjadi bahan pertimbangan dalam meningkatkan kualitas pembangunan maupun pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Menurut Zulmaeta, berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah kota saat ini memiliki karakteristik yang hampir sama sehingga diperlukan sinergi dan kolaborasi antardaerah untuk menemukan solusi yang lebih efektif.

"Semangat APEKSI adalah memperkuat kerja sama antarkota. Dengan saling berbagi pengalaman dan membangun kolaborasi, setiap daerah dapat menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.

Rakernas APEKSI XVIII tahun ini mengangkat sejumlah isu strategis, di antaranya digitalisasi pemerintahan, penguatan ekonomi daerah, mitigasi bencana, serta pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

Melalui forum tersebut, Pemerintah Kota Payakumbuh juga berupaya membuka peluang kerja sama dengan berbagai pemerintah kota di Indonesia guna memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Zulmaeta berharap hasil pembahasan dalam Rakernas APEKSI XVIII dapat menjadi masukan dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Payakumbuh.

"Harapannya, berbagai pengalaman dan rekomendasi yang diperoleh selama Rakernas dapat diimplementasikan di Payakumbuh sehingga mampu mendukung pembangunan daerah yang semakin maju dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutupnya.(*/Dyl )

×
Berita Terbaru Update