PARIAMAN,Becker.Biz.Id– Pemerintah Kota Pariaman mulai menerapkan metode controlled landfill dalam pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tungkal Selatan. Sistem ini diterapkan sebagai tahap awal menuju penggunaan metode sanitary landfill yang lebih ramah lingkungan.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kota Pariaman, Arif Gunawan, Rabu (22/7/2026), mengatakan pengelolaan sampah di TPA tersebut sebelumnya masih menggunakan sistem open dumping.
"Metode open dumping tidak lagi digunakan. Kini pengelolaan sampah dilakukan dengan sistem controlled landfill sebagai langkah menuju penerapan sanitary landfill," ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam sistem controlled landfill, sampah yang diangkut menggunakan truk terlebih dahulu dibongkar di lokasi TPA. Selanjutnya, sampah diratakan dan dipadatkan menggunakan alat berat sebelum ditutup dengan lapisan tanah secara berkala.
Menurut Arif, penerapan metode tersebut memberikan sejumlah manfaat, di antaranya mengurangi bau yang ditimbulkan sampah, membuat area TPA lebih tertata, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan rapi.
Meski demikian, penerapan controlled landfill masih bersifat sementara. Ke depan, Pemerintah Kota Pariaman menargetkan pengelolaan sampah dilakukan sepenuhnya dengan metode sanitary landfill. Untuk mewujudkan hal itu, masih diperlukan berbagai persiapan, terutama penyediaan sarana dan prasarana pendukung yang memadai.
Arif berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung upaya peningkatan sistem pengelolaan sampah tersebut. Salah satu bentuk dukungan yang diharapkan adalah melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya, baik di lingkungan rumah tangga, pasar, sekolah, instansi pemerintah, maupun tempat usaha.(*/Dyl )
