![]() |
| Suasana meriah Festival Krakatau XXXV di Lapangan Saburai, Bandar Lampung, Selasa (25/8/2026). (Foto: Joni) |
Bandar Lampung, Becker.biz.id – Festival Krakatau XXXV Tahun 2026 resmi dimulai di Kota Bandar Lampung, Selasa (25/8/2026). Perhelatan budaya tahunan kebanggaan Provinsi Lampung ini akan berlangsung selama enam hari hingga 30 Agustus 2026 dengan menghadirkan berbagai kegiatan seni, budaya, olahraga, kuliner, kopi, dan ekonomi kreatif.
Mengusung tema “Nengah Nyappur”, Festival Krakatau tahun ini tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana promosi pariwisata serta pemberdayaan ekonomi kreatif yang melibatkan berbagai kalangan, mulai dari pelaku UMKM, komunitas kreatif, seniman, hingga pelaku industri kopi.
Pantauan di Lapangan Saburai, Bandar Lampung, yang menjadi pusat penyelenggaraan kegiatan, hari pertama festival berlangsung meriah. Sejumlah agenda digelar sejak pagi, di antaranya lomba Solo Song yang diikuti puluhan peserta, Fun Battle Coffee dan workshop edukasi kopi yang melibatkan pelaku usaha kopi dan pengelola coffee shop, serta Krakatau Kuliner Festival bertajuk Jelajah Rasa yang diikuti puluhan tenant kuliner lokal.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung membuka rangkaian kegiatan kuliner yang menjadi salah satu daya tarik utama festival. Berbagai produk khas Lampung turut diperkenalkan kepada pengunjung sebagai upaya memperluas promosi dan pemasaran produk lokal.
Rangkaian Festival Krakatau akan terus berlanjut dengan beragam kegiatan lainnya, seperti kompetisi modern dance, festival band, lomba kopi, Seruit Battle, Mengan Balak, hingga sejumlah aktivitas yang melibatkan anak-anak dan keluarga.
Puncak acara dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (29/8/2026) melalui penyelenggaraan Krakatau Run, grand final berbagai perlombaan, serta malam pembukaan Festival Krakatau. Sementara itu, pada hari penutupan, Minggu (30/8/2026), masyarakat akan disuguhkan Lampung Tapis Carnaval dan Malam Pesona Kemilau Krakatau yang menjadi ikon perayaan budaya Lampung.
Pemerintah Provinsi Lampung menempatkan Festival Krakatau sebagai salah satu agenda strategis dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Festival ini juga masuk dalam Kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata, sehingga menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi wisata Lampung kepada wisatawan nasional maupun mancanegara.
Sebelumnya, dalam konferensi pers Festival Krakatau XXXV, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan bahwa penyelenggaraan festival tahun ini mengedepankan kolaborasi berbagai pihak.
“Festival Krakatau ini merupakan event yang diselenggarakan dengan semangat kolaborasi. Sebagian besar dukungan pembiayaannya berasal dari kerja sama dengan berbagai pihak, baik swasta, BUMD, BUMN maupun mitra terkait,” ujarnya.
Melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, Festival Krakatau XXXV diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas, tidak hanya dalam promosi destinasi wisata, tetapi juga memperkuat identitas budaya Lampung serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan kreativitas yang diusung melalui tema “Nengah Nyappur”, Festival Krakatau XXXV menjadi ajang untuk menunjukkan kekayaan budaya Lampung sekaligus memperkuat daya saing sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah. (Joni)
