-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Telkomsel Catat Pendapatan Rp55,6 Triliun pada Semester I 2026, Laba Bersih Tumbuh 8,3 Persen

03 August 2026 | 03 August WIB Last Updated 2026-08-03T03:09:51Z

Salahsatu menara Telkomsel


Jakarta, Becker.biz.id – Telkomsel membukukan kinerja keuangan positif selama Semester I 2026 dengan mencatatkan pendapatan sebesar Rp55,6 triliun atau tumbuh 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan kinerja perusahaan, pertumbuhan tersebut turut diikuti peningkatan EBITDA sebesar 8,6 persen menjadi Rp26,1 triliun. Sementara laba bersih tercatat mencapai Rp10,4 triliun atau naik 8,3 persen secara tahunan.

Kontribusi terbesar masih berasal dari bisnis layanan seluler yang menghasilkan pendapatan Rp42,8 triliun, meningkat 5,6 persen dibandingkan Semester I 2025. Di sisi lain, bisnis digital mencatat pertumbuhan lebih tinggi, yakni 11 persen menjadi Rp40,8 triliun.

Selama enam bulan pertama tahun ini, konsumsi layanan data pelanggan juga mengalami kenaikan sebesar 0,8 persen menjadi 11,8 juta terabyte. Peningkatan tersebut menunjukkan penggunaan layanan digital masih menjadi penopang utama pertumbuhan bisnis telekomunikasi.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai langkah yang dilakukan perusahaan dalam memperkuat operasional dan layanan kepada pelanggan.

"Capaian Semester I 2026 merupakan hasil dari kepercayaan pelanggan serta kerja bersama seluruh insan Telkomsel untuk terus melayani dengan sepenuh hati," kata Nugroho dalam keterangan resmi yang diterima, Sabtu (1/8/2026).

Hingga akhir Juni 2026, Telkomsel memiliki sekitar 153,5 juta pelanggan layanan seluler. Rata-rata pendapatan per pelanggan (Average Revenue Per User/ARPU) tercatat sebesar Rp45,6 ribu atau meningkat sekitar 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Untuk mendukung layanan, perusahaan mengoperasikan sekitar 301 ribu Base Transceiver Station (BTS), terdiri atas sekitar 246 ribu BTS 4G, 6 ribu BTS 5G, dan 49 ribu BTS 2G yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Pada layanan fixed broadband, jumlah pelanggan mencapai sekitar 9,5 juta. Segmen ini mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 0,6 persen secara kuartalan dengan rata-rata pendapatan per pelanggan sebesar Rp210,8 ribu.

Menurut perusahaan, penguatan jaringan dan peningkatan kualitas layanan akan tetap menjadi fokus dalam mendukung kebutuhan pelanggan serta menjaga pertumbuhan bisnis pada sisa tahun 2026. (wan)


×
Berita Terbaru Update