-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Diduga Keracunan Makanan MBG, Lebih dari 100 Santri Ponpes Manba’ul Hikam Dilarikan ke Rumah Sakit

02 September 2026 | 02 September WIB Last Updated 2026-09-02T04:11:54Z
Suasana rumah sakit saat lebih dari 100 santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Sidoarjo, Jawa Timur, dilarikan untuk mendapatkan penanganan medis setelah diduga keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis, Selasa (1/9/2026). (Foto:Ika)




Sidoarjo, Becker.biz.id – Lebih dari 100 santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap hidangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (1/9/2026).


Para santri mulai mengalami gejala mual dan muntah beberapa jam setelah menyantap makanan yang disajikan usai salat Zuhur. Kondisi tersebut membuat pihak pesantren segera melakukan penanganan dan membawa para santri yang terdampak ke sejumlah rumah sakit.


Pengasuh sekaligus Ketua Yayasan Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, KH Abdul Wahid Harun, mengatakan gejala awal muncul pada sebagian santri sebelum akhirnya jumlah korban terus bertambah.


“Setelah salat Zuhur anak-anak makan. Kemudian setelah salat Asar mulai ada yang mengeluh mual dan muntah,” ujarnya.


Menurutnya, santri yang mengalami keluhan kesehatan langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun, seiring berjalannya waktu jumlah santri yang mengalami gejala serupa terus meningkat.


Hingga Selasa malam, jumlah santri yang diduga terdampak mencapai lebih dari 100 orang. Sebagian besar merupakan santri tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).


Pondok Pesantren Manba’ul Hikam sendiri diketahui memiliki sekitar 1.000 santri yang menetap dan mengikuti kegiatan pendidikan di lingkungan pesantren tersebut.


Para santri yang mengalami keluhan mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit. Sementara itu, para wali santri mulai berdatangan untuk memastikan kondisi anak-anak mereka.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab pasti insiden tersebut. Dugaan keracunan masih dalam proses penanganan dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait. ( ika)

×
Berita Terbaru Update