Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Ratna Machmud Tekankan Peran Strategis AMKI, Pers Harus Profesional dan Edukatif Dukung Pembangunan Musi Rawas

29 October 2026 | October 29, 2026 WIB Last Updated 2026-10-29T08:08:58Z

 

Bupati Ratna Machmud Tekankan Peran Strategis AMKI, Pers Harus Profesional dan Edukatif Dukung Pembangunan Musi Rawas



MUSI RAWAS, BECKER.BIZ.ID — Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud, menegaskan pentingnya peran media massa sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan yang objektif, akurat, dan edukatif kepada masyarakat. Kehadiran Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Kabupaten Musi Rawas diharapkan mampu memperkuat profesionalisme jurnalistik sekaligus mendorong transformasi digital di daerah.


Penegasan tersebut disampaikan Ratna Machmud saat memberikan sambutan dalam pelantikan pengurus AMKI Kabupaten Musi Rawas masa bakti 2026–2031 di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Musi Rawas, Selasa (27/10/2026).


Menurut Ratna, pelantikan pengurus AMKI bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk membangun ekosistem media yang modern, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu memenuhi kebutuhan informasi masyarakat di era digital.


“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus AMKI Kabupaten Musi Rawas yang baru dilantik. Amanah ini merupakan tanggung jawab besar dalam membangun daerah melalui informasi yang berkualitas,” ujarnya.


Ia menilai AMKI memiliki peran strategis dalam menyatukan visi insan pers, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang jurnalistik, serta memperkuat ekosistem media yang profesional dan mampu mengikuti perkembangan zaman.


Ratna menekankan bahwa pers memiliki posisi penting dalam kehidupan demokrasi dan pembangunan daerah. Media tidak hanya bertugas menyampaikan peristiwa, tetapi juga membantu masyarakat memahami arah kebijakan, program pembangunan, serta manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari.


Karena itu, ia berharap pengurus AMKI yang baru dilantik dapat menjalankan fungsi jurnalistik dengan mengedepankan prinsip objektivitas, akurasi, dan edukasi publik.


Informasi mengenai program pemerintah, lanjutnya, perlu disampaikan secara benar agar masyarakat mengetahui berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah, terutama dalam pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, dan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.


Ratna juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini turut menyebarluaskan informasi mengenai kegiatan dan program pembangunan di Kabupaten Musi Rawas.


Ia berharap kemitraan antara pemerintah daerah dan media dapat terus diperkuat tanpa mengabaikan independensi pers serta tanggung jawab masing-masing dalam melayani kepentingan publik.


Dalam sambutannya, Ratna turut menyinggung perjalanan Kabupaten Musi Rawas yang telah berusia lebih dari delapan dekade. Meski memiliki sejarah panjang, pembangunan infrastruktur dan penyediaan sarana pelayanan masyarakat masih menjadi pekerjaan penting yang harus terus dilanjutkan.


Pemerintah daerah, katanya, terus berupaya membangun berbagai fasilitas umum, memperbaiki akses jalan, serta meningkatkan infrastruktur hingga ke desa-desa.


Namun, pembangunan tidak cukup hanya ditandai dengan berdirinya bangunan atau tersedianya fasilitas fisik. Setiap program harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.


Dalam konteks tersebut, media memiliki peran penting untuk menyampaikan informasi mengenai hasil pembangunan sekaligus membantu masyarakat memahami tujuan dan manfaat kebijakan pemerintah.


Penyampaian informasi yang jelas dan bertanggung jawab diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi publik serta mendorong partisipasi warga dalam pembangunan daerah.


Ratna juga mengingatkan pentingnya mewujudkan visi pembangunan Musi Rawas Mantab, yakni maju, mandiri, bermartabat, dan berkelanjutan.


Menurutnya, kemajuan daerah harus diwujudkan melalui pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, kemandirian perlu didukung kemampuan mengoptimalkan potensi dan sumber daya daerah secara bertanggung jawab.


Adapun prinsip keberlanjutan mengharuskan pembangunan saat ini tetap memperhatikan kepentingan generasi mendatang, termasuk menjaga sumber daya alam dan kelestarian lingkungan.


Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan upaya menjaga ekosistem dan habitat. Dengan demikian, kemajuan daerah tidak hanya dirasakan oleh masyarakat saat ini, tetapi juga dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.


Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah membutuhkan perencanaan matang, pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab, serta dukungan informasi yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat.


Lebih lanjut, Ratna menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Musi Rawas tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan. Dukungan berbagai pihak, termasuk insan pers, sangat diperlukan untuk memperluas penyebaran informasi dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.


Ia berharap AMKI dapat menjadi bagian dari kemitraan strategis tersebut dengan tetap mengutamakan kualitas pemberitaan, profesionalisme, dan kepentingan publik.


Media diharapkan mampu menyampaikan informasi mengenai program pemerintah secara objektif, akurat, dan edukatif sehingga masyarakat memperoleh gambaran yang jelas mengenai perkembangan pembangunan daerah.


Di sisi lain, profesionalisme jurnalistik harus tetap menjadi fondasi agar informasi yang disampaikan dapat dipercaya dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.


Kehadiran AMKI di Kabupaten Musi Rawas juga diharapkan mampu memperkuat organisasi media serta mendorong peningkatan kapasitas insan pers dalam menghadapi tantangan konvergensi media, perkembangan teknologi digital, dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.


Pelantikan pengurus AMKI Kabupaten Musi Rawas masa bakti 2026–2031 menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kompetensi anggota, serta membangun kerja sama konstruktif dengan berbagai pemangku kepentingan.


Tantangan media pada era digital tidak hanya berkaitan dengan kecepatan menyampaikan berita, tetapi juga menyangkut ketepatan informasi, tanggung jawab redaksi, dan kemampuan menjaga kepercayaan masyarakat.


Oleh karena itu, peningkatan kompetensi jurnalistik, pemanfaatan teknologi, serta penerapan prinsip pemberitaan yang bertanggung jawab menjadi kebutuhan penting bagi perusahaan media.


Harapan Bupati Musi Rawas tersebut sekaligus menegaskan posisi AMKI sebagai salah satu unsur yang dapat berkontribusi dalam membangun ekosistem media profesional dan mendukung pembangunan daerah melalui penyebaran informasi yang berkualitas.


Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Dalam proses tersebut, media memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi secara benar, mengedukasi publik, serta membantu masyarakat memahami perkembangan daerahnya.


Dengan sinergi yang sehat antara pemerintah, organisasi media, dan masyarakat, pembangunan Kabupaten Musi Rawas diharapkan dapat berlangsung lebih terbuka, partisipatif, dan berkelanjutan.(Erwin)

×
Berita Terbaru Update