BECKER.BIZ.ID - Halo, selain ikan lele, budidaya udang vaname menggunakan kolam terpal juga termasuk salah satu bisnis di bidang ternak yang sangat menjanjikan.
Untuk memulai budidaya udang, Kamu harus memperhatikan beberapa hal, termasuk cara pembesaran dan proses perawatan yang benar.
Nah kali ini Becker.biz.id akan menginformasikan bagaimana cara budidaya udang vaname.
Cara budidaya udang vaname kolam terpal untuk pemula
Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk memulai bisnis budidaya udang vaname.
Pertama, persiapkan lokasi. Sebagai pemula dengan jumlah udang yang tidak terlalu banyak, Kamu dapat menggunakan tanah kosong di belakang rumah untuk pembuatan kolam.
Namun, sebaiknya jika memang ingin serius dan mendapatkan hasil yang maksimal, kolam sebaiknya dibuat di tanah kosong yang jauh dari pemukiman.
Selanjutnya, buat kolam terpal dengan ukuran yang disesuaikan dengan jumlah udang yang akan dipelihara.
Isi kolam dengan air secara penuh dan biarkan selama beberapa minggu untuk menghilangkan bau cat pada terpal. Pengisian air dan fermentasi kolam ini penting untuk memastikan kualitas air yang baik.
Setelah air lama dikuras, diamkan kolam hingga sedikit kering dan pastikan bau cat sudah menghilang.
Proses selanjutnya adalah mengisi kolam dengan air bersih. Sebelum diberi bibit udang, kolam harus difermentasi dengan probiotik dan tambahan garam agar air menjadi payau.
Pemilihan bibit unggul juga sangat penting. Bagi peternak pemula, sebaiknya memilih jenis pemeliharaan pembesaran saja.
Bibit udang vaname yang unggul dapat dilihat dari bentuk dan ukurannya yang seragam, terlihat aktif, dan dijual oleh peternak yang sudah terpercaya.
Setelah kolam dan kondisi air siap, langkah selanjutnya adalah penebaran bibit udang. Penebaran benur sebaiknya dilakukan pada sore hari.
Hindari melakukannya saat kondisi air terasa hangat. Selain itu, Kamu juga harus memperhatikan stabilitas suhu air dalam kolam.
Proses pemeliharaan udang sangat penting, dan pemberian pakan adalah bagian dari proses ini. Pemberian pakan dapat dilakukan sebanyak tiga hingga empat kali sehari.
Setelah memasuki usia tujuh hari, Kamu dapat memberikan pakan dengan protein tinggi, yang jumlahnya sekitar 30% dari takaran pakan yang ada.
Jangan lupa untuk selalu memeriksa dan memelihara suhu, kandungan pH, dan oksigen dalam air.
Udang yang sudah siap dipanen biasanya berusia antara empat hingga lima bulan. Pada usia tersebut, ukuran dan berat udang sudah sangat ideal untuk dipasarkan.
Itulah tahapan budidaya udang vaname menggunakan kolam terpal. Semoga berhasil dan sukses! (*)
