BECKER.BIZ.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan simulasi pengaturan parkir di basement Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bundaran Besar pada Selasa (6/1). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan sistem perparkiran yang akan diterapkan di kawasan tersebut berjalan sesuai dengan harapan, menjelang soft opening yang dijadwalkan pada Sabtu (10/1/2026).
Dalam kegiatan simulasi ini, Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Kalteng, Andreas Palem Santosa, didampingi staf Dishub, melakukan pemantauan terhadap seluruh aspek teknis parkir. Fokus utama simulasi ini adalah untuk menguji kelancaran alur kendaraan, pengaturan posisi parkir, serta aspek keselamatan yang harus dipenuhi agar tidak terjadi gangguan lalu lintas.
“Simulasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa pengaturan parkir di kawasan RTH Bundaran Besar sudah siap dan sesuai dengan standar. Dengan pengaturan yang tepat, diharapkan para pengunjung dapat merasa nyaman dan aman saat menggunakan fasilitas publik ini,” jelas Andreas.
Salah satu aspek yang sangat diperhatikan dalam simulasi ini adalah bagaimana kendaraan dapat masuk dan keluar dengan lancar, tanpa menyebabkan kemacetan atau gangguan pada alur lalu lintas utama di sekitar kawasan RTH. Selain itu, Andreas juga menambahkan bahwa sistem parkir yang akan diterapkan harus mengutamakan keselamatan para pengendara dan pejalan kaki, mengingat kawasan ini akan menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Simulasi ini juga mengidentifikasi beberapa rekomendasi teknis yang akan diperbaiki, termasuk penataan ulang beberapa area parkir dan penyempurnaan tanda-tanda lalu lintas yang akan dipasang di kawasan tersebut. Rekomendasi ini akan menjadi bahan evaluasi penting sebelum kawasan RTH Bundaran Besar dibuka untuk umum pada 10 Januari 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy, mengungkapkan bahwa pengawasan terhadap aspek lalu lintas dan parkir di kawasan RTH Bundaran Besar menjadi salah satu prioritas utama pihaknya. Menurutnya, dengan adanya pengelolaan lalu lintas yang baik, kawasan RTH Bundaran Besar akan dapat berfungsi maksimal sebagai ruang publik yang nyaman dan aman bagi masyarakat Kota Palangka Raya.
“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa setiap aspek teknis terkait lalu lintas dan parkir di kawasan RTH sudah matang. Evaluasi yang terus-menerus akan kami lakukan, agar tidak ada kendala saat soft opening nanti,” ujar Yulindra Dedy.
Dishub Kalteng juga berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan perbaikan pasca pembukaan agar sistem parkir dan pengelolaan lalu lintas tetap optimal, memberikan kenyamanan bagi pengunjung dan menjaga keselamatan semua pengguna jalan.(*)
