BECKER.BIZ.ID – Iran dikabarkan mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026. Keputusan ini muncul di tengah konflik yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat dan Israel. Hingga kini, FIFA belum memberikan tanggapan resmi terkait kabar tersebut, namun sumber terpercaya memperkirakan keputusan final akan diumumkan pada akhir April mendatang.
Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menyatakan bahwa negaranya tidak dapat berpartisipasi dalam turnamen tersebut karena situasi politik dan keamanan yang sedang memanas.
“Mengingat tindakan rezim mereka yang telah menewaskan pemimpin kami, kami tidak bisa mengikuti Piala Dunia dalam kondisi apapun,” ujarnya, dikutip dari laporan Sky Sports.
Konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran telah berlangsung sejak akhir Februari, menimbulkan kekhawatiran bahwa timnas Iran tidak akan dapat tampil di Piala Dunia 2026. Serangan dan serangan balasan antara kedua belah pihak masih terus terjadi, sehingga kondisi keamanan menjadi perhatian utama.
Menurut laporan media internasional, FIFA diperkirakan akan membahas status Iran pada Kongres FIFA ke-76, yang dijadwalkan berlangsung di Vancouver, Kanada, pada 30 April. Kongres ini biasanya membahas berbagai isu penting dalam dunia sepakbola, termasuk persiapan Piala Dunia dan calon tuan rumah untuk edisi berikutnya.
Sementara itu, laga-laga playoff Piala Dunia 2026 dijadwalkan masih berlangsung hingga akhir Maret. Setelah seluruh tim yang lolos dan gugur ditentukan, FIFA dapat lebih mudah mengevaluasi opsi pengganti jika Iran benar-benar memutuskan untuk mundur dari turnamen.
Hingga berita ini ditulis, pihak FIFA belum memberikan konfirmasi resmi mengenai langkah yang akan diambil terkait status Iran di Piala Dunia 2026.(*)
