-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kemendikdasmen Dorong Orangtua Dampingi Anak Kembali Belajar Usai Libur Lebaran 2026 untuk Persiapan TKA SD dan SMP

19 March 2026 | 19 March WIB Last Updated 2026-03-19T06:46:00Z


BECKER.BIZ.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengimbau para orangtua agar aktif mendampingi anak kembali ke ritme belajar setelah libur Lebaran 1447 Hijriah/2026. Imbauan ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 bagi siswa jenjang SD dan SMP sederajat. 

Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menekankan pentingnya peran orangtua dalam membantu anak mengulang materi yang telah dipelajari serta mengatur jadwal belajar agar tetap konsisten dan efektif. Menurut Toni, pendampingan dari orangtua tidak hanya membantu anak memahami materi, tetapi juga meningkatkan kesiapan mental dan kepercayaan diri menghadapi TKA.

“TKA bukan untuk ditakuti, tetapi dijalani dengan jujur, tenang, dan penuh semangat. Orangtua perlu mendampingi anak, membantu mereka mengulang materi, dan mengatur waktu belajar dengan baik,” ujar Toni dalam wawancara , Rabu (18/3/2026). 

Ia menambahkan, orangtua juga perlu memastikan anak tidak belajar secara berlebihan sehingga justru menimbulkan tekanan. Dukungan moral dan bimbingan yang konsisten dari orangtua diyakini mampu membuat anak lebih siap dan percaya diri saat menghadapi ujian. Selain itu, Toni menekankan pentingnya menanamkan nilai kejujuran sejak awal. 

“Yang penting, tanamkan kejujuran dalam belajar dan saat mengikuti TKA, karena kejujuran adalah fondasi karakter yang harus dibangun sejak dini,” tegasnya.

Pelaksanaan TKA SD dan SMP 2026 sudah melalui sejumlah tahapan persiapan. Pendaftaran peserta dibuka sejak 19 Januari hingga 28 Februari 2026, diikuti dengan gladi bersih yang digelar pada 9–17 Maret 2026. Untuk pelaksanaan ujian, TKA jenjang SMP dijadwalkan berlangsung pada 6–16 April 2026, sementara jenjang SD akan dilaksanakan pada 20–30 April 2026. 

Hal ini menandai momentum penting bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan akademik mereka, sehingga pendampingan dari orangtua menjadi faktor penunjang keberhasilan.

Libur sekolah Lebaran 2026 sendiri ditetapkan berdasarkan Surat Edaran Bersama (SEB) Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri, yang mengatur pembelajaran di bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026. Masa libur sekolah resmi berlangsung selama 10 hari, mulai Senin, 16 Maret 2026. 

Namun, banyak sekolah yang memberikan tambahan hari libur, sehingga total hari libur siswa mencapai 14 hari. Toni menyebut bahwa meskipun libur cukup panjang, orangtua tetap dianjurkan untuk membantu anak menjaga ritme belajar agar tidak kehilangan konsentrasi dan kesiapan akademik menjelang TKA.

Kementerian juga mengingatkan orangtua untuk tetap memperhatikan kesehatan fisik dan mental anak selama libur dan proses belajar kembali. Kombinasi waktu istirahat yang cukup, dukungan emosional, serta latihan soal ringan dapat membantu anak lebih fokus saat menghadapi tes. Dengan bimbingan dan pengawasan dari orangtua, diharapkan siswa mampu menghadapi TKA 2026 dengan tenang, percaya diri, dan mengerjakan soal secara jujur, sesuai dengan nilai-nilai integritas yang ingin ditanamkan oleh Kemendikdasmen.

Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan siswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik dan mental yang kuat. Toni berharap, dengan keterlibatan aktif orangtua, proses belajar pasca-Lebaran dapat berjalan efektif dan anak-anak Indonesia mampu mencapai hasil terbaik dalam TKA 2026.(*)

×
Berita Terbaru Update