Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kemenkes Ingatkan Masyarakat untuk Hati-Hati Sentuh Bayi dan Anak Balita Selama Lebaran untuk Cegah Penularan Campak

07 March 2026 | 07 March WIB Last Updated 2026-03-07T02:54:00Z


BECKER.BIZ.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan peringatan kepada masyarakat untuk menghindari kebiasaan menyentuh bayi dan anak balita saat silaturahmi Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Hal ini bertujuan untuk mencegah penularan campak, yang dapat meningkat selama momen berkumpul bersama keluarga besar.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap penularan campak pada saat perayaan Lebaran. Dalam konferensi pers yang digelar secara daring pada Jumat (6/3/2026), Andi menyarankan masyarakat untuk mengurangi atau bahkan menghindari menyentuh bayi dan anak balita, terutama ketika berkumpul dengan keluarga besar saat Idul Fitri.

"Kebiasaan asal sentuh anak balita atau bayi, terutama pada saat Lebaran, sebaiknya memang dikurangi atau dihindari. Ini penting karena risiko penularan penyakit seperti campak pada kelompok rentan sangat tinggi," ungkap Andi.

Lebih lanjut, Andi menjelaskan bahwa saat berkumpul dengan keluarga selama Lebaran, masyarakat perlu lebih waspada jika ada anggota keluarga yang menunjukkan gejala campak, seperti demam dan ruam kemerahan pada kulit. Jika ada anak yang mengalami gejala tersebut, segera bawa mereka ke fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Jika ada tanda-tanda campak seperti timbulnya ruam kemerahan, sebaiknya tidak mengikuti kegiatan kumpul-kumpul atau bepergian ke tempat umum," lanjut Andi.

Kemenkes juga mengingatkan agar orang yang sedang mengalami gejala campak untuk menghindari pergi ke tempat wisata atau keramaian. "Jika sedang sakit, lebih baik tetap di rumah dan menahan diri untuk tidak beraktivitas di luar rumah sampai benar-benar sembuh," tambahnya.

Potensi lonjakan penyebaran campak pada perayaan Idul Fitri, jika tidak diwaspadai, dapat menular dengan cepat, terutama kepada kelompok yang lebih rentan seperti bayi, balita, dan orang dengan sistem imun yang lemah. Untuk itu, Kemenkes mengimbau agar masyarakat saling menjaga kesehatan, terutama terhadap anak-anak yang lebih mudah terpapar penyakit menular seperti campak.

Andi juga mengingatkan pentingnya vaksinasi campak sebagai langkah pencegahan. Ia menegaskan bahwa meskipun vaksin campak efektif dalam mencegah penyebaran, kewaspadaan terhadap potensi penularan tetap harus dijaga, terutama saat perayaan besar yang melibatkan banyak orang berkumpul.

Dengan meningkatkan kesadaran masyarakat dan mematuhi protokol kesehatan yang ada, diharapkan penyebaran penyakit seperti campak dapat dikendalikan dan tidak mengganggu kebahagiaan perayaan Lebaran.(*)

×
Berita Terbaru Update