BECKER.BIZ.ID – Tandean, anggota DPRD yang dikenal dengan gaya kepemimpinan partisipatif, terus berupaya menjadikan kebijakan publik sebagai hasil dari kolaborasi yang melibatkan masyarakat. Kepemimpinannya yang berbasis nurani ini menekankan pentingnya dialog terbuka dalam setiap pengambilan keputusan yang berhubungan dengan kepentingan rakyat.
Dalam berbagai kesempatan, Tandean selalu menegaskan bahwa jabatan yang diembannya adalah sebuah amanah, bukan sarana untuk menciptakan jarak dengan masyarakat. Ia percaya bahwa pelayanan publik yang baik harus didasarkan pada kesederhanaan, komunikasi yang terbuka, dan pendekatan yang humanis.
"Jabatan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Suara masyarakat harus didengar dan diperjuangkan," tegasnya dalam pertemuan dengan warga di Desa Cikuya, Pulang Pisau pada Januari 2025.
Tandean juga menekankan bahwa musyawarah adalah kunci dalam pengambilan keputusan di lembaga legislatif. Setiap kebijakan yang dihasilkan harus melibatkan pandangan dari berbagai pihak dan memperhatikan kepentingan semua lapisan masyarakat.
Selain itu, sebagai seorang Nasrani yang taat, Tandean memegang teguh nilai-nilai religius dalam menjalankan tugas-tugas publik. Ia aktif dalam kegiatan pelayanan jemaat gereja setempat dan menjadikan ajaran agama sebagai dasar dalam setiap langkah politiknya. Hal ini membuatnya dikenal sebagai sosok yang memiliki integritas dan moralitas tinggi dalam bertugas.
Pendekatan kepemimpinan yang inklusif dan berbasis nurani ini membuat masyarakat merasa lebih dekat dengan wakil rakyatnya. Tandean berkomitmen untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil dapat membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat.(*)
